Dewa Cinta

Hati-hati Untuk Yang Sering Masturbasi

Posted on: Juni 24, 2009

Kebanyakan kita (ngaku saja)  beranggapan masturbasi itu hal wajar, kebiasaan ”sehat” dalam hidup. Tapi jika  sudah berlebihan tetap saja tidak baik dilakukan. Yang jadi pertanyaan penting  adalah, berapa kali masturbasi dikatakan berlebihan? Untuk Anda atau pasangan  yang melakukannya beberapa kali dalam seminggu tak usah membaca artikel ini.  Yang perlu membaca adalah mereka yang melakukan servis swalayan beberapa kali  dalam sehari, setiap hari!  Masturbasi berlebihan, bahkan  menjadi pola kompulsif, dapat berdampak negatif pada ketidakseimbangan psikis  dan fisik. Sejumlah pakar menyarankan agar para pria menjaga frekuensi  ejakulasi mereka hanya menjadi beberapa kali dalam seminggu. Namun demikian  bagi mereka yang aktif secara seksual, baik berhubungan intim dengan pasangan dan  melakukan masturbasi juga, sehingga mengalami ejakulasi beberapa kali dalam  sehari mungkin tak percaya saran tersebut. Tapi percayalah, studi menunjukkan  ejakulasi berlebihan itu tidak disarankan. Apa yang terjadi jika masturbasi  dilakukan terlalu sering? Menurut pakar sex, masturbasi berlebihan dapat  merangsang fungsi saraf  parasimpatik/acetylcholine.  Rangsangan berlebihan ini dapat memicu dihasilkannya hormon sex lebih banyak  dan neurotransmiter seperti acetylcholine, dopamine dan serotonin yang  menyebabkan perubahan kimia tubuh.  Efek samping dari perubahan kimia  tubuh mengejawantah pada kelelahan, kerontokan rambut, kehilangan ingatan,  penglihatan kabur serta sakit pada testikel. Masturbasi berlebihan menekan  fungsi sistem saraf dan hati, yang akan menimbulkan kelelahan secara seksual  (terutama pada para laki-laki muda). Hal ini termasuk terjadinya disfungsi  ereksi atau impotensi pada pria sebelum usia matang mereka menjelang.  Kebocoran air mani, keluarnya  sperma dari penis tanpa ereksi, digambarkan sebagai masalah umum lain yang  dihubungkan dengan masturbasi berlebihan. Ih, seram. Ini menjadi pertanda bahwa  saraf yang mengontrol katup ejakulasi melemah sebab terlalu sering digunakan  dan mendapat rangsang berlebihan.  Hal ekstrim yang lain jika  dihubungkan dengan masalah fisik, keinginan berlebihan melakukan masturbasi  menyulitkan hubungan Anda dengan pekerjaan dan keluarga, seperti halnya  kecanduan alkohol atau judi. Pokoknya asyik dengan diri sendiri dan abai dengan  dunia sekelilingnya. Bagaimana cara menghentikan masturbasi? Hal pertama yang  harus dilakukan adalah mengurangi frekuensinya. bagi sebagian orang, ini adalah  hal sulit dilakukan. Tapi bukan hal tidak mungkin jika ada tekad kuat kan?  Jika dari diri sendiri tak mampu,  mintalah saran dari pakar sex, atau bergabung dalam ”klub” yang memiliki  masalah serupa dan ingin melepaskan diri dari jerat ”kecanduan” masturbasi.  Anda dapat mendengarkan cerita mereka dan barangkali menemukan teknik mengurangi  dorongan ”swalayan” dari para teman senasib. Namun jika berbicara di klub  tampak memalukan, datangi saja terapis sex. Tak usaha malu, para terapis itu  sudah terbiasa menangani masalah ini. Anda bukan yang pertama, juga bukan yang  terakhir. (tedifa)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog Stats

  • 372,555 hits

Arsip

%d blogger menyukai ini: