Dewa Cinta

Komunikasi Seks Penting Bagi Pasangan Suami Istri

Posted on: Juni 24, 2009

Dalam menjalankan kehidupan berumah tangga tentu perlu komunikasi, baik dalam perencanaan keuangan, pendidikan anak, hingga masalah seks. Banyak pasangan suami istri yang masih jarang membicarakan soal seks yang dialami keduanya. Padahal, komunikasi tentang seks sangat penting untuk mengetahui keluhan atau kebahagiaan saat berhubungan intim.

Masih banyak di kalangan keluarga saat ini yang menganggap komunikasi tentang seks sesame pasangannya adalah hal yang tabu, padahal disitulah kuncinya agar antar-individu memperolah kepuasan yang sama saat berhubungan badan. Dalam komunikasi tersebut, suami istri dapat membahas posisi seks apa yang paling disukai atau dalam suasana seperti apa saat berhubungan intim.

Kurangnya komunikasi dapat menyebabkan salah satu pasangan dapat mengalami orgasme tetapi tidak mendapatkan kepuasan dan menurunkan tingkat ereksi pria. Kasus ini bisa terjadi saat salah satu pasangan hanya terpaksa untuk memuaskan hasrat pasangannya saja. Kondisi seperti ini bisa terjadi misalnya saat suami kelelahan setelah bekerja seharian di kantor dan sang istri memintanya untuk melakukan hubungan badan. Atau kondisi psikis, serta banyak masalah yang melanda pikiran.

Masalah seks seperti itu bisa juga disebabkan oleh penyakit, seperti gangguan prostate. Dan bisa juga karena kombinasi antara masalah psikis atau fisik.

Adapun gejala-gejala gangguan prostate tersebut berupa sering kencing atau kencing tertahan, dan tubuh merasa tidak nyaman dengan gangguan saluran pembuangan tersebut.

Usia perkawinan juga mempengaruhi kondisi seks bila tidak dikomunikasikan dengan baik. Misalnya rasa bosan terhadap pasangan, sebagai contoh, sang istri tidak pernah berdandan atau memakai pakaian sekadarnya saja. Sebagai seorang suami tentu ingin melihat istrinya tampil cantik.

Kebosanan ini biasanya melanda pasangan yang sudah memasuki tahun kelima pernikahan. Sebagai solusinya adalah mengganti suasana bercinta. Misalnya apabila biasanya melakukan hubungan badan dengan keadaan terang atau gelap bisa menggantinya dengan lampu yang redup. Atau melakukan hubungan intim di tempat yang baru, seperti di kamar mandi atau mengadakan liburan ke hotel. Bisa juga melakukan pernikahan perak untuk menjaga keromantisan dan keharmonisan pasangan. Intinya adalah saling terbuka sehingga apabila terdapat masalah bisa diselesaikan dengan cepat. (Dr Davy, Kaltim Post)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog Stats

  • 372,555 hits

Arsip

%d blogger menyukai ini: