Dewa Cinta

Mitos tentang Seks Aman dan Rekomendasi untuk Seks yang Lebih Aman

Posted on: Juni 24, 2009

Tidak ada seks yang aman, tapi ada tindakan untuk membuat seks lebih aman. Mempraktikkan teknik seks yang lebih aman dapat membantu mencegah penularan penyakit dan kehamilan yang tidak dikehendaki. Berikut ringkasan artikel mengenai seks antara mitos dan kebenaran, yang berjudul asli ”Myths About Safe Sex and Recommendations for Safer Sex”.

Mitos Seks 1: Kondom Sebanding dengan Seks Aman

Kebenaran: Kondom mungkin membuat aktivitas seksual lebih aman, tapi mereka tidak aman.

Penggunaan kondom secara salah dapat mengakibatkan kehamilan atau penularan penyakit. Rekomendasi untuk seks yang lebih aman: pelajari bagaimana menempatkan secara layak dan mengenakannya selama aktivitas seksual.

Mitos Seks 2: Seks Anal Mencegah Kehamilan

Kebenaran: Apa pun model aktivitas seksual saat terjadi ejakulasi dekat vagina yang terbuka dapat mengakibatkan kehamilan, termasuk anal seks.

Sperma hidup dan bergerak, dan ejakulasi dekat vagina terbuka, bahkan masturbasi yang mengakibatkan ejakulasi pada tubuh wanita dekat vagina, dapat mengakibatkan kehamilan. Ini memang jarang terjadi, tapi penting dicatat bahwa ini dapat terjadi.

Rekomendasi untuk seks lebih aman: Selalu kenakan kondom serta bentuk lain alat kontrasepsi untuk mencegah kehamilan, apa pun jenis aktivitas seksual, termasuk masturbasi, anal, atau vaginal jika ejakulasi terjadi di tempat-tempat dekat tubuh perempuan.

Mitos Seks 3: Seks Orang merupakan Seks Aman

Kebenaran: Oral seks tidak mengakibatkan kehamilan, tapi penyakit seksual dapat menular melalui seks oral.

Seks oral masih mensyaratkan kontak cairan antara mulut dan organ genital, dan penularan penyakit seksual dapat terjadi selama seks oral, bahkan HIV.

Rekomendasi untuk seks yang lebih aman: Gunakan pencegahan yang sama dengan seks oral seperti seks dengan penetrasi (pemasukan).

Mitos Seks 4: Mudah Mengetahui jika Seseorang Memiliki Penyakit Seks Menular

Kebenaran: Sebagian besar orang yang memiliki penyakit seksual menulis tidak tampak sakit atau memiliki tanda-tanda yang tampak mengenai penyakitnya. Kenyataannya, pria dan wanita bisa membawa penyakit seks menular.

Rekomendasi untuk seks aman: Selalu gunakan beberapa jenis metode perlindungan selama aktivitas seksual, seperti kondom.

Mitos Seks 5: Mencabut adalah Aman

Kebenaran: Pria mengeluarkan cairan bahkan sebelum ejakuasi, dan vagina mengeluarkan cairan juga. Ketika seseorang menyentuh dengan cairan tersebut, penyakit seks menular dapat ditularkan, bahkan jika pria menarik penis sebelum ejakuasi penuh. Kehamilan dapat terjadi sejak sperma masih dalam pra-ejakulasi.

Rekomendasi untuk seks aman: Selalu kenakan kondom selama penetrasi dan seks oral untuk menghindari penularan penyakit dan dapat mencegah kehamilan.

(Sumber: Associated Content)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog Stats

  • 372,420 hits

Arsip

%d blogger menyukai ini: