Dewa Cinta

Seni Bercinta di Akhir Pekan

Posted on: Juni 24, 2009

Apa arti pentingnya akhir pekan untuk bercinta? Mengapa orang tidak melakukan seks lebih sering dan lebih berdaya cipta? Bagaimana posisi seks di akhir pekan? Latihan apa saja yang perlu dilakukan?

Pertanyaan itu menggelitik pasangan suami-istri, yang bukan hanya pasangan muda, tetapi juga mereka yang sudah lima atau sepuluh tahun membina rumah tangga. Buku yang diperuntukkan pasangan suami-istri ini (jadi mohon yang belum menikah tidak baca ringkasan ini) menyajikan semacam resep, atau program menikmati bercinta di akhir pekan dengan lebih berkualitas, termasuk dengan teknik-teknik hubungan seks yang menggairahkan.

Pada bagian pendahuluan, dengan agak provokatif, Pepper Schwartz, penulis buku ini, mengatakan: “Dengan buku ini Anda langsung dapat memulai kehidupan seks Anda, hanya dengan satu pekan.” Seperti apa program yang ditawarkan buku yang ditulis oleh doktor ilmu sosiologi pada Universitas of Washington dan sekaligus pakar seksualitas yang terkenal ini? Mari kita kupas tahap demi tahap. Pada bagian selanjutnya, bab tiga, Schwartz memberikan pilihan latihan.

Latihan 1 berupa jalan-jalan di waktu senja. Berjalanlah santai selama kira-kira setengah jam. Pada latihan pertama ini diselingi makan malam. Selama makan malam, Schwartz menyarankan: sentuh tangan, atau sentuh dada atau paha secara perlahan-lahan…. Beberapa ciuman kilat tapi penuh penjiwaan membuat suasana hati menyenangkan.

Latihan 2: saling melepaskan pakaian. Survei baru-baru ini mengungkapkan bahwa baik pria maupun wanita, bila melihat pasangannya melepas pakaiannya merasa tergoda secara seksual seperti halnya saat melakukan seks oral.

Latihan 3: Ciuman. Berciuman merupakah hal yang terpenting. Keluhan seksual nomor satu dari wanita adalah bahwa mereka jarang dicium. Schwartz menyarankan: Anda bisa dapat mencium dengan mulut tertutup atau terbuka; dengan atau tanpa lidah.

Pada Latihan 4: Memberi Kenikmatan, yang merupakan teknik yang sangat disarankan oleh beberapa ahli terapi untuk memperlambat laju senggama supaya dapat berkonsentrasi pada sensualitas. Secara detail, buku ini berisi panduan memberi kenikmatan mulai dari jari-jari kaki, naik ke atas, menyentuh pergelangan kaki, sampai pada punggung, pantat, bagian depan tapi jangan sentuh dulu bagian kemaluan, dan seterusnya.

Latihan 5 berupa kontak mata. Setelah itu adalah Menuju Orgasme. Schwartz mendeskripsikan bermacam cara mencapai kepuasan. Pertama, menyentuh kemaluan. Pilihan lain: sentuhlah pasangan sampai orgasme. “Dengan jari Anda, telusuri bagian dalam pahanya. Biarkan ia merasakan betapa Anda terhanyut olehnya dan sangat menyukainya. Mulailah jari Anda mengelus bibir kemaluannya dengan lembut. Pilihan berikutnya: berikan pasangan Anda seks oral sampai orgasme. Schwartz menyarankan: jilat dan isaplah secara bergantian, dan terus tanyakan apa yang ia sangat sukai. Dan masih banyak pilihan yang disajikan seperti rangsangan anal. Adapun posisi seks, buku ini memberikan pilihan antara lain posisi sendok, masuk dari belakang, muka berhadapan tubuh menyamping, dan lain-lain. Seperti apa dan bagaimana posisi itu, Anda dapat temukan di buku ini. (Pepper Schwartz )

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog Stats

  • 372,555 hits

Arsip

%d blogger menyukai ini: