Dewa Cinta

Posts Tagged ‘multi orgasme

Pada laki-laki, kemampuan untuk berfungsi secara seksual tergantung pada faktor psikologis, hormon, syaraf dan saluran darah. Urutan seksual pada laki-laki termasuk 5 langkah: rangsangan, ereksi, ejakulasi, orgasme dan detumescence (hilangnya ereksi). Sebetulnya langkah Ejakulasi dan Orgasme itu urutannya tidak selalu ejakulasi lebih dahulu, karena ejakulasi adalah bagian dari orgasme.

Keinginan seksual diatur oleh faktor hormon dan psikologis. Kemampuan ereksi diatur oleh sistem syaraf dan system aliran darah. Ejakulasi diatur oleh sebagian system syaraf dan sebagian saluran darah. Orgasme adalah murni fenomena psikologis yang termasuk di dalamnya sensasi kenikmatan karena ejakulasi, dan detumescence (hilangnya ereksi) diatur oleh system saluran darah.

Judul di atas adalah Multiple Orgasme bukan Multiple Ejakulasi. Hal ini untuk meluruskan mitos yang telah ada diantara laki-laki, bahwa Multiple Orgasme adalah Multiple Ejakulasi. Ejakulasi adalah keluarnya semen dalam orgasme laki-laki. Orgasme yang termasuk di dalamnya kenikmatan karena orgasme dapat dicapai dengan tidak selalu harus ejakulasi. Untuk ini salah satu cara untuk mencapai Multiple Orgasme adalah dengan latihan, karena orgasme adalah murni psikologis, jadi untuk mencapai kenikmatan karena ejakulasi, kita harus mendapatkan sensasi ejakulasi itu dengan tanpa ejakulasi itu sendiri. Orgasme seperti ini disebut “Contractile Phase Orgasms (COP)” yaitu orgasme tanpa berlanjut ke “Expulsion Phase Orgasms” yaitu fase ejakulasi dan hilangnya ereksi, sementara dalam COP termasuk juga “perasaan ejakulasi” (juga termasuk 3-5 detik kontraksi otot di penis seperti saat ejakulasi) tetapi tanpa ejakulasi dan hilangnya ereksi. Dan / atau beberapa dari anda bisa juga sampai pada tingkat ejakulasi tanpa detumescence (hilangnya ereksi). Bingung? Untuk lebih jelasnya baca terus.

Pertama-tama kita harus mengenali terlebih dahulu fisiologi dari alat orgasme ejakulasi pria. Tingkatan sampai ejakulasi sebenarnya dapat dijelaskan sebagai berikut: Sensasi pertama datang dari testis (biji), sensasi itu menjalar dari saluran epididymis dan saluran spermatic yang berkontraksi dan mengejang untuk memindahkan sperma ke dalam prostate gland atau disebut juga ampulla. Ampulla terisi dengan sperma yang kita rasakan seiring dengan kenikmatan rangsangan seksual. Rangsangan penis yang berkelanjutan ini memicu pengerasan dari organ seminal vesicle yang akan terus mengisi / mengirim cairan sperma ke ampulla. Setelah tekanan yang cukup tercapai (karena pengisian terus menerus) di dalam saluran ejakulasi (urethra), prostate akan mengeras, kemudian akan mengeluarkan isinya ke urethra. Ejakulasi tak akan terelakkan jika prostate telah mengeras. Akhirnya, katup di ujung saluran ejakulasi akan terbuka seiring dengan dimulainya refleks ejakulasi. Semen yang dikeluarkan dari penis adalah campuran dari berbagai cairan dengan urutan keluarnya:

  1. Cairan Prostat (10%).
  2. Sperma (5%) dan Cairan Ampullary Gland (10%).
  3. Cairan Seminal (70%).
  4. Cairan Prostate (5%).

Perhatikan, bahwa ada katup di ujung saluran ejakulasi dan bahwa tekanan cairan yang memicu refleks ejakulasi. Anda dapat orgasme dan mengeluarkan cairan sperma, Ampullary dan seminal ke saluran ejakulasi tanpa memicu refleks ejakulasi itu sendiri atau membuka katup tsb. Mungkin ada di antara anda yang secara tidak sengaja pernah mengalami hal ini, dimana anda hampir mendekati ejakulasi yang hebat, lalu anda hentikan semua gerakan, dan penis anda mengeluarkan cairan (ejakulasi) tapi tetap ereksi, dan ketika anda lanjutkan gerakan anda, anda dengan mudah dapat ejakulasi lagi. Hal seperti ini bisa dilatih, meskipun bila anda telah dapat melakukannya sekali, anda belum tentu dapat melakukannya terus-menerus setiap anda ingin, ketahanan tubuh atau kemampuan pengisian sperma ada batasnya. Hal ini disebut Multiple Ejaculation.

Sedangkan untuk COP, anda dapat melakukannya berulang-ulang dengan selang waktu istirahat beberapa detik atau menit. Anda mendapat kenikmatan yang sama tanpa ejakulasi, hal ini ditoleransi oleh tubuh anda, sehingga dapat dilakukan berulang-ulang. Keduanya, baik Multiple Ejaculation dan COP adalah termasuk Multiple Orgasme.

Latihan 1: Pernapasan
Dengan bernapas dalam dan teratur (tanpa terlalu sering), seseorang dapat menambah kontrolnya terhadap orgasme, dan menambah kemampuannya untuk mengatur kontraksi otot atau saluran urine-nya.

  1. Duduk di bangku dengan punggung lurus dan kaki menyentuh lantai dan melebar sesuai dengan lebar pundak anda sendiri.
  2. Letakkan tangan di pusar dan buat pundak anda santai.
  3. Tarik napas melalui hidung dan rasakan perut bagian bawah mengembang di daerah sekitar pusar (bawah dan sekitarnya). Diafragma dada juga akan turun.
  4. Dengan tetap membuat dada anda santai, keluarkan nafas dengan sedikit paksaan untuk mengecilkan perut anda, seperti anda mau menarik masuk pusar anda mendekati tulang punggung. Juga rasakan penis anda dan bijinya ikut naik / tertarik.
  5. Ulangi langkah 3 dan 4 sekitar 20 s/d 40 kali.

Latihan 2: Belajar memfokuskan perhatian
Latihan selanjutnya ini adalah untuk meningkatkan kemampuan konsentrasi. Kemampuan untuk memindahkan perhatian adalah hal yang juga cukup penting dalam seks.

  1. Perlahan tarik napas (kembangkan perut anda) dan keluarkan napas (kecilkan perut) seperti latihan 1. Tarik dan keluar napas ini dihitung sebagai satu napas.
  2. Lanjutkan bernapas memakai perut dan hitung dari 1 s/d 100, pikirkan hanya mengenai pernapasan anda.
  3. Jika anda pikir pikiran anda telah terpecah / tidak fokus lagi, mulai dari awal.
  4. Lakukan latihan ini minimal dua hari sekali hingga anda dapat menghitung sampai seratus dengan mudah tanpa pikiran anda terpecah.

Latihan 3: Menemukan / mengenal Otot PC

  1. Saat anda pipis, berdiri di atas jari kaki anda, bila perlu anda dapat berpegangan sebelah tangan ke tembok, jangan dua tangan (yang satu lagi kan buat megangin..!!!).
  2. Tarik napas dalam-dalam.
  3. Keluarkan perlahan, lalu ketika anda rasakan air seni hampir keluar, hembuskan napas dengan kencang.
  4. Tarik napas dan kontraksikan otot PC anda untuk menghentikan perasaan ingin buang air ketika air seni belum habis.
  5. Keluarkan napas dan buang air lagi seperti no. 3.
  6. Ulangi langkah 4 dan 5, tiga s/d 6 kali atau sampai anda selesai pipis.

Otot PC (Pubococcygeus) bertanggung jawab untuk kontraksi ritmik dari pelvis dan anus selama orgasme. Pada wanita kontraksi otot PC bisa digunakan untuk memijit penis. Otot PC yang kuat dapat dihubungkan dengan orgasme yang kuat pula. Bila anda dapat dengan mudah mengatur otot PC ini, anda dapat mengatur pula ejakulasi, karena dengan membuat rileks otot ini, katup urethra akan tetap tertutup. Ingat,membuat rileks, bukan membuatnya kontraksi. Dengan membuat rileks anda akan menghindari ejakulasi.

Latihan 4: Memperkuat Otot PC
Anda dapat berhenti latihan no.1 bila anda telah terbiasa bernapas seperti itu selama seks, dan juga no.2 bila anda telah mampu memfokuskan perhatian anda, dan no.3 bila anda telah cukup mengenal otot PC anda. Tapi anda harus membiasakan latihan 4 ini. Lebih banyak anda lakukan, lebih kuat otot ini dan akan lebih baik lagi seks terasa oleh anda. Latihan ini dapat pula dilakukan oleh wanita untuk keuntungan yang sama. Catatan: pada latihan di bawah ini, kontraksi yang sangat penting adalah kontraksi otot PC. Anda dapat melewatkan kontraksi mata dan mulut bila anda ingin.

  1. Tarik napas dan konsentrasi pada prostat (biji), perineum (daerah antara anus dan kantung biji), dan anus.
  2. Waktu anda keluarkan nafas, kontraksikan otot PC sekitar prostat dan sekitar anus dan juga kontraksikan otot sekitar mata dan mulut.
  3. Tarik napas dan rileks, lepaskan otot PC, mata dan mulut. Latihan releks ini penting, harus benar-benar rileks.
  4. Ulangi langkah 2 dan 3, kontraksikan otot anda ketika mengeluarkan nafas dan lepaskan ketika menarik napas, lakukan 10 sampai 40 kali.

Latihan 5: Merasakan dan membiasakan sensasi kenikmatan
Sekarang kita belajar teknik dasar dari Multiple Orgasme Laki-laki. Ingat, orgasme dan ejakulasi secara fisiologis adalah proses yang berbeda yang dapat dinikmati secara terpisah, orgasme sendiri dan ejakulasi sendiri, tidak bergantung satu sama lain. Kita berlatih untuk mengalami orgasme tanpa ejakulasi. Untuk Multiple Ejakulasi (ME), secara otomatis anda terlatih juga, tapi jangan terlalu berharap anda mahir dalam ME ini, sebabnya, baca lagi yang di atas.
Latihan ini, mulanya tentu saja dengan masturbasi (terutama untuk anda yang tidak memiliki partner), untuk kemudian setelah cukup berlatih dapat dilanjutkan latihan dengan partner anda.

  1. Mulailah melumasi penis anda. Pelumas dapat menambah sensasi. Pelumasnya terserah anda masing-masing, tapi yang tidak membahayakan dan tentu saja yang penting tidak mengurangi kenikmatan, malah harus menambah kenikmatan tersebut.
  2. Mulailah lakukan gerakan-gerakan ritual anda, gerakannya terserah anda, ingat untuk memijat dan menstimulasi seluruh penis anda dan kantung anda. Sambil melakukan pernapasan yang dalam dan teratur seperti di latihan 1.
  3. Coba perhatikan kenaikan rangsangan anda, perhatikan perasaan menggelitik di ujung penis anda, perhatikan tingkatan ereksi, juga kenaikan detak jantung. Jangan lupa, pernapasan tetap diteruskan. Bila anda terlupa dengan metode pernapasan atau jadi kacau, berarti anda harus melatih lagi Latihan 1 dan 2 di atas. Idealnya anda bernapas seperti itu dengan tanpa anda perhatikan.
  4. Jika anda sudah sangat dekat untuk ejakulasi, berhenti dan istirahat (mungkin dengan bernapas dalam lalu menahannya untuk beberapa saat). Coba perhatikan kontraksi dari otot PC dan anus yang muncul pada fase ini (ini adalah phase “COP”, Contractile Orgasm Phase), walaupun jangan terkejut / kecewa bila cukup makan waktu untuk mengalami ini tanpa ejakulasi. Anda juga dapat mencoba memencet otot PC anda di sekitar prostate bila prostate tersebut mulai berkontraksi dan anda rasa tidak bisa menahan untuk ejakulasi.
  5. Setelah anda pegang kontrol lagi, anda dapat mulai lagi sebanyak dan selama anda suka.

Pada latihan ini anda harus melakukan penahanan ejakulasi, tepat pada saat anda sangat sangat hampir ejakulasi, pokoknya sedekat mungkin dengan ejakulasi, lalu tahan dengan merelakskan semua otot PC anda. Jika anda dapat mencapai COP (tanpa ejakulasi) dua kali atau lebih dalam sekali masturbasi tanpa hilang ereksi, maka anda harus cukup bangga, anda sudah mulai multi orgasmik.

Mempraktekkan Multi Orgasmik dalam seks dengan partner
Jika latihan 5 sudah anda rasa cukup (kontraksi dari otot PC yang menyerempet ejakulasi tapi tidak ejakulasi karena anda berhenti merangsang atau memencet otot PC anda) maka anda sudah dapat mempraktekkannya dalam seks dengan partner. Perbedaannya di sini adalah, bila dengan partner anda bisa berhenti menggenjot atau minta partner anda berhenti atau slow down apapun yang mereka sedang lakukan. Adalah penting untuk cewek anda, dia mengalami orgasme dulu, bila ingin praktek multi orgasme ini, sehingga setiap anda berhenti atau menyuruh berhenti tidak begitu mengganggu dia. Jika anda sudah ingin berhenti tetapi cewek anda sudah dekat ke orgasme dan tidak mau berhenti, ada beberapa pilihan, yaitu hentikan semua gerakan tapi anda harus menggantinya dengan tangan atau yang lain. Pilihan lain adalah mengganti gaya genjotan, misalnya dari keluar masuk menjadi berputar dengan tubuh anda menekan clitnya.

Posisi Pria diatas: Posisi ini bagus untuk kontak mata, yang cukup bernilai jika keduanya adalah multi orgasmik dan mereka ingin saling membagi kekuatan secara psikologis. Meskipun posisi ini tidak begitu baik untuk merangsang G-Spot, tapi itu bisa diakali dengan menaruh bantal di bawah pantat ceweknya,atau dengan menaruh kakinya di pundak anda (lebih tinggi lagi kakinya akan lebih dalam penetrasinya)

Posisi Wanita diatas: Posisi ini adalah yang termudah untuk anda mengontrol ejakulasinya. Gravitasi cukup membantu, dan karena anda dapat merelakskan otot PC, lebih mudah bagi anda untuk menaruh perhatian pada apa yang sedang terjadi dan melambatkan segala sesuatu bila ejakulasi sudah sangat dekat. Posisi ini memudahkan cewek untuk merangsang clitnya selama seks. Cewek dapat mengontrol kecepatan dan tipe rangsangan ke clitnya sehingga dia pun dapat mengalami orgasme berkali-kali.

Posisi Pria dibelakang: Posisi ini baik bila rangsangan yang kuat / keras diinginkan atau jika gairah menurun. Penetrasi yang dalam sangat mudah, akan lebih dalam bila cewek lebih melengkungkan punggung dan mengangkat pantatnya tinggi-tinggi. Perangsangan clitoris lebih mudah dan perangsangan G-spot sangat langsung mengena. Kekurangannya adalah kontak mata, tapi bila anda punya kaca di depannya akan menghilangkan kekurangan ini, melihat pemandangan anda berdua ini akan sangat menggairahkan bagi anda berdua.

Sumber: www.17tahun.com

Pria jaman sekarang seharusnya menyadari kalau orgasme dan ejakulasi merupakan dua hal yang terpisah karena dua hal tersebut memiliki nilai yang tidak bisa diucapkan. Dan kekeliruan ini dalam beberapa kasus lebih disebabkan karena pria cenderung mendapat keduanya secara simultan sehingga mampu meninggalkan pemikiran kalau orgasme dan ejakulasi itu mempunyai ciri dan kualitas berbeda.

Pada kaum pria, orgasme terjadi bersamaan dengan ejakulasi, sehingga banyak yang beranggapan bahwa kenikmatan seksual dirasakan karena sperma dikeluarkan. Sama seperti wanita, pria juga bisa mengalami multi orgasme yaitu dengan berlatih mengontrol untuk menunda terjadinya ejakulasi dan orgasme. Memang memerlukan waktu untuk bisa, tetapi tidak ada pengaruh buruk akibat menahan ejakulasi, hanya membutuhkan kesabaran dan teknik yang mampu menahan ejakulasi dalam latihan tersebut.

Orgasme lebih dari sekali hanya bisa dialami pria kalau pria mampu mengontrol agar ejakulasi tidak terjadi. Jadi sebelum terjadi ejakulasi, orgasme dapat dicapai lebih dari satu kali. Celakanya beda waktu antara orgasme dan ejakulasi ini sulit dikenali. Tapi sejumlah ahli terapi seks yakin, dengan latihan yang cukup, seorang pria dapat merasakan sensasi orgasme tanpa ejakulasi.

Kenikmatan Tanpa Ejakulasi

Kenikmatan tanpa ejakulasi itulah yang memungkinkan pria merasakan orgasme berulangkali atau multi orgasme. Untuk itu banyak metode dan latihan yang bisa dipelajari. Salah satu diantaranya adalah dengan melatih otot-otot pubococcygeal (PC) yang intinya adalah berulangkali mengkontraksikan otot sebagaimana kalau Anda berusaha menghentikan aliran kencing dengan kekuatan otot Pubococcygeal, dimana latihan tersebut membutuhkan konsentrasi dan hentakan nafas yang panjang.

Dengan mengencangkan otot Pubococcygeal secara otomatis Anda akan menjadi terbiasa untuk menunda ejakulasi sehingga orgasme berulangkali dapat dialami, rasakan sensasi yang begitu nikmatnya dan satu lagi adalah dengan latihan tersebut katanya dapat menghancurkan batu ginjal.

Latihan Senam Yoga dirancang dengan lembut, bersifat alamiah, penuh renungan, tidak bersifat kompetitif, tidak menyiksa tubuh, tidak memerlukan peralatan khusus, dan tidak berat serta tidak membutuhkan waktu yang lama namun dilakukan secara teratur setiap hari minimum 30 menit.

Kegunaan Latihan Senam Yoga :

  • Mengurangi stress sehari-hari, baik ringan maupun yang berat,
  • Memulihkan dan menyegarkan tubuh,
  • Membuat sirkulasi darah enjadi lancar yang menyebabkan wajah bersinar,
  • Mencegah penuaan dini, dilakukan dengan gerakan selaras dengan pernafasan sehingga otot yang aktif memperoleh oksigen yang cukup.

Dengan pernafasan Yoga yang dapat menambah potensi seksual dengan ekstra latihan, dengan kata lain jika tubuh anda sudah rileks dan irama nafas sudah normal, pikiran anda terbuka dan menuju pikiran yang anda inginkan.

Sumber: http://www.priasejati.com

Senam kegel adalah senam untuk menguatkan otot panggul yang ditemukan oleh Dr. Kegel. Otot panggul atau otot PC (PuboCoccygeal Muscle) adalah otot yang melekat pada tulang-tulang panggul seperti ayunan dan berperan menggerakkan organ-organ dalam panggul yaitu rahim, kantong kemih, dan usus. Bila Anda menahan dan melepaskan air seni, berarti Anda sedang menggerakkan otot panggul. Cara lain untuk mengetahui otot panggul adalah dengan memasukkan jari Anda yang bersih ke dalam vagina, lalu menekannya. Otot-otot yang ‘mencengkeram’ jari Anda itu adalah otot panggul.

Manfaat Senam Kegel

Untuk para pria. Latihan ini akan meningkatkan kemampuan mengontrol dan mengatasi ejakulasi dini, ereksi yang lebih kuat, dan meningkatkan kepuasan seksual saat orgasme. Selain itu multiple orgasme juga bisa dialami oleh pria sebagai hasil dari latihan senam kegel yang dilakukan secara teratur.

bagi wanita, keuntungan menjalani senam kegel adalah lebih mudah mencapai orgasme, dan orgasme yang dicapai bisa lebih baik karena otot yang dilatih adalah otot yang digunakan selama orgasme. Manfaat lainnya adalah vagina akan lebih sensitif dan peka rangsang sehingga memudahkan peningkatan kepuasan seksual, dan suami akan merasakan perubahan yang sangat besar karena vagina mampu mencengkram penis lebih kuat. Memudahkan kelahiran bayi tanpa banyak merobek jalan lahir (tanpa atau sedikit ‘jahitan’) dan bagi wanita yang baru melahirkan, senam kegel dapat mempercepat pemulihan kondisi vagina setelah melahirkan, dan tentu saja seperti yang telah diuraikan di awal artikel ini, dapat membantu menahan buang air kecil.

Cara melakukan senam kegel

Pertama, anda perlu mengetahui dimana otot ini berada dan seperti apa rasanya sehingga bisa melatihnya. Otot pubococcygeus adalah otot yang sama seperti saat anda menahan kencing. Saat anda kencing, cobalah untuk menahan aliran kencing dan teruskan kembali. Otot untuk menghentikan dan meneruskan kembali aliran kencing itulah otot yang akan dilatih.

Setelah menemukan dan merasakan otot pubococcygeus, anda dapat mulai berlatih. Yang paling gampang dilakukan adalah lakukan kontraksi pada otot ini, tahan selama hitungan 10 detik, kemudian rilekskan. Jika anda tidak dapat menahan kontraksi dalam hitungan tersebut, jangan patah arang, untuk itulah mengapa perlu berlatih senam kegel. Secara bertahap, otot ini akan semakin kuat. Ulangi langkah ini 10 kali pada kesempatan pertama dan tingkatkan intensitasnya pada kesempatan berikut.

Senam kegel selain sederhana dan mudah dilakukan, hanya membutuhkan beberapa menit dalam sehari. Bahkan orang lain tidak akan mengetahui saat anda berlatih kapanpun dan dimanapun. Di dalam mobil, antri ATM, saat berjalan, ketika menonton TV, saat berbaring, duduk, atau saat berjalan di escalator. Intinya, senam kegel bisa dilakukan dan dijadikan kebiasaan positif kapanpun juga.

Untuk hasil terbaik, senam kegel perlu dilakukan secara konstan setiap hari. Hasilnya tidak akan didapat dalam waktu sehari. Kebanyakan orang akan merasakan perubahan setelah 3 atau 4 minggu dengan berlatih beberapa menit setiap hari. Baik wanita maupun pria akan merasakan perubahan menakjubkan dengan kenikmatan saat senggama dan orgasme lebih intensif.

Teknik senam kegel

Teknik senam kegel ini dapat dilakukan selama 6 detik, dan anda dapat menghitung 1, 2 , 3 sampai 6 detik untuk menghitung saat melakukan latihan ini.

  • Kontraksi perlahan (hitung 1 detik )
  • Tetap kontraksi ( detik ke 2 )
  • Tetap kontraksi ( detik ke 3 )
  • Tetap kontraksi ( detik ke 4 )
  • Kontraksikan sekuat mungkin ( detik ke 5 )
  • Rileks ( detik ke 6 ) sebelum mulai langkah pertama kembali.

Anda dapat melakukan langkah tersebut selama kurang lebih 20 menit setiap hari. Dan alternatif lain yang lebih efektif dengan tahapan langkah tambahan sebagai berikut:

  • sama seperti diatas, dilanjutkan dengan:
  • Rileks 5 detik
  • Kontraksikan dengan cepat dan keras
  • Rileks (cepat)
  • Kontraksi (cepat)
  • Rileks (cepat)
  • Kontraksi (cepat)
  • Rileks beberapa detik dan mulai lagi pada nomor 1.

Alternatif teknik lain :

  • Kontraksi perlahan 5 detik
  • Kontraksi lebih keras 5 detik
  • Kontraksi sekuat mungkin 5 detik
  • Rileks 5 detik dan ulangi langkah 1

Bila Anda melakukan senam kegel secara teratur, dalam waktu 8 hingga 12 minggu Anda sudah dapat merasakan manfaatnya. Lakukanlah sepanjang hidup Anda, tidak sebatas pada saat hamil. Bila rajin melakukan senam kegel sejak muda, maka di saat tua otot panggul Anda tetap kuat. Anda akan terhindar dari mengompol, sulit menahan kencing dan masalah lainnya yang sering dialami para lansia. (dr Salma)

Source:

http://www.doktertomi.com/2008/10/07/senam-kegel/

http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20080406000959AAd4M3t

::sehatbugar::

Supaya bisa menikmati multi orgasme, perlu dipahami dulu siklus reaksi dalam hubungan seksual.

Periset seks terkemuka dari AS, W. Master clan V Johnson, dalam buku Human Sexual Response, membedakan reaksi itu dalam empat fase. Dengan mengetahui reaksi yang terjadi, setiap fase dapat dikendalikan sesuai yang diinginkan, termasuk bila ingin menikmati orgasme yang berulang.

Keempat fase reaksi hubungan seksual tersebut. Pertama, adalah tahap keterangsangan. Kedua tahap datar. Ketiga orgasme. Dan keempat resolusi. Reaksi seksual yang sempurna ini disebut siklus reaksi seksual. Reaksi ini terjadi kalau seseorang menerima rangsangan seksual yang cukup. Kalau rangsangan seksual tidak cukup, maka seseorang tidak akan mengalami siklus tersebut.

Seseorang yang mengalami gangguan fungsi seksual, tidak akan mengalami siklus ini walaupun telah menerima rangsangan seksual yang cukup. Pada setiap fase siklus reaksi seksual terjadi beberapa perubahan nyata yang dapat dirasakan baik secara fisik pada lata kelamin dan pada bagian tubuh lain maupun secara psikik. Namun, untuk membahas masalah multi orgasme, hanya fase orgasme saja yang perlu dirinci.

Puncak Kenikmatan

Bila rangsangan seksual yang efektif terus berlanjut, maka tercapailah puncak reaksi seksual, yaitu orgasme. Pada saat ini, ketegangan seksual dilepaskan secara tiba-tiba. Secara fisik, orgasme merupakan fase tersingkat dalam siklus reaksi seksual.

Biasanya hanya berlangsung dalam beberapa detik, yang ditandai dengan kekejangan otot yang bersifat ritmik yang menimbulkan sensasi fisik yang kuat, diikuti relaksasi yang cepat. Kekejangan otot yang ritmik tersebut tidak hanya terjadi pada kelamin, melainkan juga pada seluruh otot tubuh yang lain. Secara psikik, orgasme merupakan puncak kenikmatan seksual.

Pada perempuan, orgasme ditandai dengan kekejangan ritmik pada sepertiga bagian luar vagina, rahim dan otot sekitar dubur. Tetapi, sebenarnya reaksi yang terjadi bersifat total seluruh tubuh, tidak terbatas pada alat kelamin dan sekitarnya. Orgasme pada perempuan dapat terjadi berkali-kali asal tetap menerima rangsangan seksual yang cukup. Karena sensasi yang luar biasa, banyak yang menginginkan orgasme dinikmati berulangkali.

Tapi, karena tidak ada rangsangan yang cukup dari pasangannya, atau bisa pula karena ada gangguan lain, sebagian perempuan hanya mencapai sekali orgasme. Sedang pada pria, karena orgasme umumnya segera disertai ejakulasi, maka umumnya pria juga hanya mengalami sekali orgasme saja.

Orgasme yang berulang pada wanita relatif mudah dicapai karena yang diperlukan adalah peningkatan rangsangan. Masalahnya jadi rumit bagi pria karena setelah ejakulasi, pria akan memasuki suatu periode refrakter.

Pada periode ini. Pria seolah-olah kebal terhadap rangsangan seksual, dan tidak dapat mencapai orgasme dan ejakulasi lagi. Periode refrakter ini berlangsung dalam waktu yang bervariasi pada satu pria dengan pria lain. Pada usia tua, periode refrakter berlangsung lebih lama. Periode refrakter ini dipengaruhi oleh usia, keadaan kesehatan tubuh, dan rangsangan seksual yang diterima.

Orgasme lebih dari sekali hanya bisa dialami pria kalau pria mampu mengontrol agar ejakulasi tidak terjadi. Jadi sebelum terjadi ejakulasi, orgasme dapat dicapai lebih dari satu kali. Celakanya beda waktu antara orgasme dan ejakulasi ini sulit dikenali. Tapi sejumlah ahli terapi seks yakin, dengan latihan yang cukup, seorang pria dapat merasakan sensasi orgasme tanpa ejakulasi.

Tanpa Ejakulasi

Kenikmatan tanpa ejakulasi itulah yang memungkinkan pria merasakan orgasme berulangkali.

Untuk itu banyak metode yang bisa dipelajari. Satu di antaranya adalah dengan melatih otot-otot pubococcygeal (PC) yang intinya adalah berulangkali mengkontraksikan otot sebagaimana kalau Anda berusaha menghentikan aliran kencing. (lihat: Siasati Dengan Senam Kegel).

Dengan mengencangkan otot-otot tersebut sebanvak 10 kali dan mengendorkannya 10 kali setiap hari, dalam tempo satu hingga satu setengah bulan, secara otomatis Anda akan menjadi terbiasa untuk menunda ejakulasi sehingga orgasme berulangkali dapat dialami.

Siasati Dengan Senam Kegel

Arnold Kegel adalah seorang ginekolog yang pada tahun 1950 merancang latihan sederhana untuk membantu wanita yang baru melahirkan mengatasi gangguan inkontinensia dengan cara menguatkan kandung kemih.

Latihan Kegel terdiri dari pengencangan otot-otot pubococcygeal (PC) yang terdapat di seputar tulang pinggang hingga tulang ekor. Anda mengencangkan otot-otot PC saat berusaha menghentikan aliran kencing. Begitu inti latihan Kegel.

Manfaat Kegel dalam seks adalah, otot-otot yang digunakan untuk menahan aliran kencing sama dengan otot yang diperlukan untuk menahan ejakulasi sehingga memungkinkan Anda mengalami multi orgasme. Latihan ini juga membuat ereksi lebih kencang dan meningkatkan intensitas orgasme saat Anda mencapainya.

Untuk memulai latihan cukup lakukan kontraksi dan kendorkan dengan irama cepat otot-otot PC selama 10 kali. Kemudian kontraksikan otot PC dan tahan selama 15 detik. Perlahan-lahan perbanyak jumlah hitungan sehingga dalam sehari Anda melakukannya sebanyak 10 set, yaitu kontraksikan, tahan 15 detik, lalu lepaskan. Kemudian ubah posisi dalam melakukan Kegel, misalnya sambil berbaring atau tengkurap.

Perlu empat sampai enam pekan untuk membuat PC Anda dalam kondisi baik. Setelah periode itu, hampir otomatis Anda akan terlatih melakukan gerakan itu.@ JJW

Sumber:

http://www.balita-anda.com/balita_287_Cara_Menikmati_Multi_Orgasme…html

Orgasme berarti pelepasan tiba-tiba ketegangan seksual yang terkumpul, yang mengakibatkan kontraksi otot ritmik di daerah pinggul yang menghasilkan sensasi kenikmatan yang tinggi dan diikuti relaksasi yang cepat. Ini biasanya berlangsung untuk beberapa detik. Orgasme juga sebagian merupakan pengalaman psikologis akan kenikmatan dan pembuangan, saat pikiran difokuskan hanya pada pengalaman pribadi. Orgasme kadang-kadang disebut klimaks atau kedatangan.

Dalam riset asli siklus respon seksual manusia, orgasme merupakan tahap yang ketiga dari 4 tahap, terjadi setelah tahap peningkatan dan sebelum fase penyelesaian. Model siklus respon seksual lain yang diterima luas yang dikembangkan oleh Helen Singer Kaplan, MD, PhD. melibatkan hanya 3 tahap: gairah, kesenangan dan orgasme.

Orgasme berbeda dari satu orang ke orang lain dan untuk setiap individu pada waktu yang berbeda. Terkadang orgasme merupakan gelombang sensasi yang meletup-letup dan menakjubkan, sementara lainnya lebih ringan, halus dan tidak terlalu kuat. Perbedaan intensitas orgasme dapat disebabkan faktor fisik, seperti kelelahan dan lamanya waktu sejak orgasme terakhir, sekaligus juga faktor psikososial, termasuk suasana hati, hubungan dengan pasangan, aktivitas, harapan, dan perasaan mengenai pengalaman itu.

Fisiologi orgasme

Ada beberapa komponen fisiologis dari orgasme. Pertama, orgasme merupakan respon total tubuh, bukan hanya kondisi pinggul. Pola gelombang otak telah menunjukkan perubahan yang nyata selama orgasme, dan otot-otot pada banyak area tubuh yang berbeda berkontraksi selama tahap respon seksual ini. Beberapa orang mengalami kontraksi otot wajah yang tidak disengaja, menghasilkan mimik yang tampak seperti meringis atau ekspresi ketidaknyamanan atau ketidaksenangan, namun ini sebenarnya indikasi dari rangsangan seksual yang tinggi.

Ciri fisik yang paling khas dari orgasme adalah sensasi yang ditimbulkan oleh kontraksi ritmik berkelanjutan dari otot pubokoksigeus. Bersamaan dengan kontraksi dari Spinkter anal (otot cincin yang menyempitkan atau meregangkan mulut dubur), rectum dan perineum, rahim dan lapisan luar ke-3 vagina (landasan orgasmik), klitoris tertutup clitoral hood, daerah sekitar kelamin berwarna merah, labium minor berubah warnanya menjadi gelap untuk wanita, dan pembuluh dan otot ejakulatori di sekitar penis untuk pria, ini menyusun refleks orgasme. Beberapa kontraksi pertama kuat dan dekat satu sama lain, terjadi dalam interval sekitar 0,8 detik. Sementara orgasme berlanjut, kontraksi akan berkurang baik secara intensitas maupun lamanya, dan terjadi pada interval yang lebih jarang.

Walau terdapat perbedaan anatomi antara alat kelamin pria dan wanita, orgasme pada pria dan wanita secara fisiologis dan psikologis, atau subjektif, sangat serupa. Sebenarnya, penelitian telah dilakukan dimana para ‘ahli’ tidak dapat menentukan jenis kelamin dengan pasti saat membaca gambaran orgasme-orgasme yang semua petunjuk anatominya dihilangkan.

Penggambaran orgasme

Para wanita telah menjelaskan bahwa sensasi orgasme dimulai dengan perasaan tegang, lalu diikuti dengan cepat oleh perasaan nikmat yang biasanya mulai di klitoris dan menyebar ke pinggul. Alat-alat kelamin seringkali digambarkan menjadi hangat, seperti disetrum atau geli, dan sensasi fisik ini biasanya menyebar melalui beberapa bagian dari tubuh. Kebanyakan wanita juga merasakan kontraksi otot di vagina atau pinggul bawah mereka, sering disebut sebagai ‘denyut pinggul’.

Perasaan subyektif orgasme pada pria telah dilukiskan cukup konsisten sebagai diawali dengan sensasi kehangatan atau tekanan mendalam yang berhubungan dengan ‘ejakulasi tak terhindarkan’, tahap dimana ejakulasi tak bisa dihentikan. Itu lalu dirasakan sebagai kontraksi nikmat yang tajam dan kuat, yang melibatkan otot pubokoksigeus, sfinkter anal, rektum, perineum dan kemaluan. Beberapa pria melukiskan bagian ini sebagai sensasi pemompa. Akhirnya, aliran hangat cairan atau sensasi ‘penembakan’ menggambarkan proses sebenarnya aliran semen (cairan sperma) melalui uretra (saluran kencing dalam kemaluan selama ejakulasi). Penting untuk diketahui bahwa orgasme dan ejakulasi bukan merupakan kesatuan di peristiwa yang sama.[rujukan?] Walau mereka biasanya terjadi bersamaan, seorang pria dapat mencapai orgasme tanpa berejakulasi.[rujukan?]

Perbedaan fase orgasme pada jenis kelamin

Perbedaan utama antara fase orgasmik wanita dan pria adalah jauh lebih banyak wanita daripada pria yang memiliki kemampuan fisik untuk mencapai satu atau lebih orgasme tambahan dalam waktu singkat tanpa jatuh di bawah tingkat kenaikan gairah seksual. Mengalami orgasme berulang tergantung pada rangsangan dan minat seksual berkelanjutan. Karena semuanya ini tidak terjadi setiap kali bagi kebanyakan wanita, orgasme berulang tidak terjadi pada setiap hubungan seksual. Di sisi lain, saat berlangsungnya ejakulasi, pria memasuki tahap pemulihan yang disebut periode refraktori (pembelokan/pembubaran). Selama waktu ini, orgasme atau ejakulasi lebih lanjut secara fisik tidak mungkin. Namun, beberapa pria bisa belajar mendapat orgasme tanpa berejakulasi,[rujukan?] dengan begitu menjadikannya mungkin untuk mengalami orgasme berulang.

Sumber: http://id.wikipedia.org/wiki/Orgasme


Blog Stats

  • 396,216 hits

Arsip