Dewa Cinta

Posts Tagged ‘Pendidikan Seks

Senam kegel adalah senam untuk menguatkan otot panggul yang ditemukan oleh Dr. Kegel. Otot panggul atau otot PC (PuboCoccygeal Muscle) adalah otot yang melekat pada tulang-tulang panggul seperti ayunan dan berperan menggerakkan organ-organ dalam panggul yaitu rahim, kantong kemih, dan usus. Bila Anda menahan dan melepaskan air seni, berarti Anda sedang menggerakkan otot panggul. Cara lain untuk mengetahui otot panggul adalah dengan memasukkan jari Anda yang bersih ke dalam vagina, lalu menekannya. Otot-otot yang ‘mencengkeram’ jari Anda itu adalah otot panggul.

Manfaat Senam Kegel

Untuk para pria. Latihan ini akan meningkatkan kemampuan mengontrol dan mengatasi ejakulasi dini, ereksi yang lebih kuat, dan meningkatkan kepuasan seksual saat orgasme. Selain itu multiple orgasme juga bisa dialami oleh pria sebagai hasil dari latihan senam kegel yang dilakukan secara teratur.

bagi wanita, keuntungan menjalani senam kegel adalah lebih mudah mencapai orgasme, dan orgasme yang dicapai bisa lebih baik karena otot yang dilatih adalah otot yang digunakan selama orgasme. Manfaat lainnya adalah vagina akan lebih sensitif dan peka rangsang sehingga memudahkan peningkatan kepuasan seksual, dan suami akan merasakan perubahan yang sangat besar karena vagina mampu mencengkram penis lebih kuat. Memudahkan kelahiran bayi tanpa banyak merobek jalan lahir (tanpa atau sedikit ‘jahitan’) dan bagi wanita yang baru melahirkan, senam kegel dapat mempercepat pemulihan kondisi vagina setelah melahirkan, dan tentu saja seperti yang telah diuraikan di awal artikel ini, dapat membantu menahan buang air kecil.

Cara melakukan senam kegel

Pertama, anda perlu mengetahui dimana otot ini berada dan seperti apa rasanya sehingga bisa melatihnya. Otot pubococcygeus adalah otot yang sama seperti saat anda menahan kencing. Saat anda kencing, cobalah untuk menahan aliran kencing dan teruskan kembali. Otot untuk menghentikan dan meneruskan kembali aliran kencing itulah otot yang akan dilatih.

Setelah menemukan dan merasakan otot pubococcygeus, anda dapat mulai berlatih. Yang paling gampang dilakukan adalah lakukan kontraksi pada otot ini, tahan selama hitungan 10 detik, kemudian rilekskan. Jika anda tidak dapat menahan kontraksi dalam hitungan tersebut, jangan patah arang, untuk itulah mengapa perlu berlatih senam kegel. Secara bertahap, otot ini akan semakin kuat. Ulangi langkah ini 10 kali pada kesempatan pertama dan tingkatkan intensitasnya pada kesempatan berikut.

Senam kegel selain sederhana dan mudah dilakukan, hanya membutuhkan beberapa menit dalam sehari. Bahkan orang lain tidak akan mengetahui saat anda berlatih kapanpun dan dimanapun. Di dalam mobil, antri ATM, saat berjalan, ketika menonton TV, saat berbaring, duduk, atau saat berjalan di escalator. Intinya, senam kegel bisa dilakukan dan dijadikan kebiasaan positif kapanpun juga.

Untuk hasil terbaik, senam kegel perlu dilakukan secara konstan setiap hari. Hasilnya tidak akan didapat dalam waktu sehari. Kebanyakan orang akan merasakan perubahan setelah 3 atau 4 minggu dengan berlatih beberapa menit setiap hari. Baik wanita maupun pria akan merasakan perubahan menakjubkan dengan kenikmatan saat senggama dan orgasme lebih intensif.

Teknik senam kegel

Teknik senam kegel ini dapat dilakukan selama 6 detik, dan anda dapat menghitung 1, 2 , 3 sampai 6 detik untuk menghitung saat melakukan latihan ini.

  • Kontraksi perlahan (hitung 1 detik )
  • Tetap kontraksi ( detik ke 2 )
  • Tetap kontraksi ( detik ke 3 )
  • Tetap kontraksi ( detik ke 4 )
  • Kontraksikan sekuat mungkin ( detik ke 5 )
  • Rileks ( detik ke 6 ) sebelum mulai langkah pertama kembali.

Anda dapat melakukan langkah tersebut selama kurang lebih 20 menit setiap hari. Dan alternatif lain yang lebih efektif dengan tahapan langkah tambahan sebagai berikut:

  • sama seperti diatas, dilanjutkan dengan:
  • Rileks 5 detik
  • Kontraksikan dengan cepat dan keras
  • Rileks (cepat)
  • Kontraksi (cepat)
  • Rileks (cepat)
  • Kontraksi (cepat)
  • Rileks beberapa detik dan mulai lagi pada nomor 1.

Alternatif teknik lain :

  • Kontraksi perlahan 5 detik
  • Kontraksi lebih keras 5 detik
  • Kontraksi sekuat mungkin 5 detik
  • Rileks 5 detik dan ulangi langkah 1

Bila Anda melakukan senam kegel secara teratur, dalam waktu 8 hingga 12 minggu Anda sudah dapat merasakan manfaatnya. Lakukanlah sepanjang hidup Anda, tidak sebatas pada saat hamil. Bila rajin melakukan senam kegel sejak muda, maka di saat tua otot panggul Anda tetap kuat. Anda akan terhindar dari mengompol, sulit menahan kencing dan masalah lainnya yang sering dialami para lansia. (dr Salma)

Source:

http://www.doktertomi.com/2008/10/07/senam-kegel/

http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20080406000959AAd4M3t

::sehatbugar::

(Referensi lengkap mengenai Anatomi (letak, ukuran, dan fotonya) bisa di lihat di kategori Anatomi => G-Spot)

Titik rahasia di organ genital yang lazim disebut G-Spot selalu mengundang penasaran. G-spot masih menjadi titik sensitif yang masih menjadi misteri bagi semua orang, pasalnya jika pasangan tak sengaja menemukan titik ini, rasanya wah…selangit! Tapi ya itu, susah ditelusuri kembali.

Huruf G dalam G-spot berasal dari Grafenberg (Dr Grafenberg), penemu spot (titik) pada wanita yang dapat membawa mereka mencapai kesenangan luar biasa. Menyamai orgasme bercinta.

Meski misterius, sebenarnya G-spot bisa ditelusuri, asal Anda tahu kiatnya. Nah, agar misteri ini terkuak dan menghadiahi Anda dengan kenikmatan bercinta tiada tara, berikut jurus-jurusnya selama bercinta dengan pasangan:

  • Rileks, tubuh yang bersih, napas berbau harum tentu sangat menunjang acara bercinta menjadi lebih menyenangkan. Pastikan Anda dan pasangan dalam kondisi bersih.
  • Minta pasangan untuk memijit, mencium dan menyentuh bagian sensitif seperti payudara dan organ genital Lakukan segalanya secara perlahan dan penuh perasaan. Nggak dikejar deadline, kan
  • Pastikan kuku jari si dia terpotong rapi, soalnya jari-jemari merupakan senjata penting untuk membantu menemukan si titik rahasia. Caranya: minta pasangan memasukan dua jarinya ke organ kewanitaan Anda dengan posisi jari berhadapan. Jika Anda merasakan kenikmatan, jangan ragu mengekspresikan perasaan dengan melenguh atau mendesah manja. Dia akan tahu dirinya telah berhasil menemukan titik rahasia kenikmatan Anda
  • Andalkan organ kejantanan si dia. Sudah pasi Anda akan lebih memilih organ yang sangat menggoda ini kan. Cara ampuh agar properti si dia menjangkau G-spot Anda adalah dengan menyiasati posisi bercinta. Jika properti si dia cenderung bengkok ke arah tertentu, bercintalah dengan posisi T. Minta dia berbaring horizontal, Anda sebaliknya.
Sistem Reproduksi Perempuan

Sistem Reproduksi Perempuan

Perkiraan Lokasi G-spot

Perkiraan Lokasi G-spot

Sebenarnya, dimana sih lokasi G-spot ini? Ternyata dia berada di pertengahan antara bukaan vagina dan serviks, persis di balik dinding depan vagina. Bayangkan di dalam properti Anda ada jam kecil persis menunjuk angka 12. Pada kebanyakan perempuan, G-spot berada di sekitar arah jarum jam 11 dan 1. Masih belum ketemu juga? Coba jelajahi G-spot tepat di belakang rambut vagina. Memang agak sulit menemukan sendiri, makanya minta tolong jari-jemari si dia yang panjang itu untuk menjangkaunya. Konon sih, jari lebih efektif menemukan area misterius ini karena relatif mudah menekan ketimbang penisnya.

Ingat, jangan ragu mengekspresikan diri selama bercinta dengan pasangan. Menutup-nutupinya hanya akan merugikan lho, kepuasan bercinta jadi tidak maksimal. Nggak mau rugi kan?

(Referensi lengkap mengenai Anatomi (letak, ukuran, dan fotonya) bisa di lihat di kategori Anatomi => G-Spot)

Source: http://www.problem-anda.com/detailartikel.php?artikelID=19

Pendidikan Seks Anak

PERKEMBANGAN teknologi membuat seks tidak dianggap sakral lagi. Penemuan alat kontrasepsi oleh AS kemudian memicu revolusi seks di tahun 1960-an. Paradigma pun berubah. Seks dianggap sebagai hal yang biasa-biasa saja. Akibatnya pergaulan seks bebas pun marak.

Imbasnya juga dirasakan di Indonesia. Perubahan pandangan terhadap seksualitas terjadi sejak awal tahun 1980-an. Hal ini juga mengakibatkan perubahan dalam perilaku seksual termasuk di kalangan remaja.

Banyak faktor yang menjadi penyebab terjadinya perubahan pandangan dan perilaku seksual tersebut. Contohnya, perkembangan iptek seperti internet, semakin longgarnya pengawasan dan perhatian orangtua dan keluarga akibat kesibukan, pola pergaulan yang semakin bebas dan lepas (sementara orangtua mengizinkan), lingkungan yang makin permisif, semakin banyak rangsangan seksual yang berasal dari luar dan fasilitas yang mendukung.

Aborsi Meningkat

Hubungan seksual pun kemudian bukan lagi menjadi sesuatu yang sakral. “Ironisnya, mereka tidak mendapat pendidikan seksual yang benar dan cukup. Bahkan mereka dihambat untuk menerima pendidikan seksual yang benar dan bertanggung jawab,” ujar Prof. DR. Dr. Wimpie Pangkahila, Sp.And, FACCS, dengan nada geram. Sayangnya, reaksi penolakan cukup kuat. Alasannya, antara lain karena pendidikan seks bukan budaya Indonesia, melainkan budaya Barat.

Sebenarnya, saat Abdurrahman Wahid menjadi presiden, salah satu pernyataannya yang sangat simpatik dan menunjukkan pengetahuan dan wawasan luas ialah “setuju pendidikan seks diberikan di sekolah”. Sayang, kata Prof. Wimpie, setelah Gus Dur lengser, persetujuan dilupakan dan lenyap ditelan waktu.

Tidak aneh bila timbul akibat yang dengan mudah dapat dilihat dalam kehidupan sehari-hari. Beberapa penelitian menunjukkan, remaja putra maupun putri pernah berhubungan seksual. Di antara mereka yang kemudian hamil pranikah mengaku taat beribadah. Penelitian di Jakarta tahun 1984 menunjukkan 57,3 persen remaja putri yang hamil pranikah mengaku taat beribadah.

Lalu penelitian di Bali tahun 1989 menyebutkan, 50 persen wanita yang datang di suatu klinik untuk mendapatkan induksi haid berusia 15-20 tahun. Menurut Prof. Wimpie, induksi haid adalah nama lain untuk aborsi.

Penelitian di Bandung tahun 1991 menunjukkan, dari responden pelajar SMP diketahui 10,53 persen pernah melakukan ciuman bibir, 5,6 persen melakukan ciuman dalam, dan 3,86 persen pernah berhubungan seksual. Akibatnya, makin banyak kasus kehamilan pranikah, pengguguran kandungan, dan penyakit kelamin maupun penyakit menular seksual di kalangan remaja (termasuk HIV/AIDS).

Sebagai catatan, angka kejadian aborsi di Indonesia setiap tahunnya cukup tinggi yaitu 2,3 juta per tahun. “Dan 20 persen di antaranya adalah remaja,” kata Guru Besar FK Universitas Udayana, Bali ini. Tindakan aborsi bisa menimbulkan bahaya, sekalipun dilakukan oleh dokter, meski tidak seberat seperti yang timbul akibat aborsi oleh tenaga tidak profesional.
“Perdarahan dan infeksi setelah aborsi mungkin saja terjadi, seperti juga robekan rahim. Tidak sedikit wanita yang mengalami kemandulan akibat infeksi setelah mengalami aborsi,” tambah Prof. Wimpie.

Informasi Keliru

Untuk itu, lanjut Kepala Bagian Andrologi di FK Universitas Udayana ini, pendidikan seks tidak bisa ditunda lagi. Tak hanya dari orangtua, tetapi juga pendidikan di sekolah. “Harus ada sekolah yang memeloporinya,” katanya dalam seminar yang diselenggarakan oleh Sekolah Pelita Harapan, Globe Asia, dan Kemang Village beberapa waktu lalu di Jakarta.

Ia melihat, pengetahuan remaja tentang seks masih sangat kurang. Faktor ini ditambah dengan informasi keliru yang diperoleh dari sumber yang salah, seperti mitos seputar seks, VCD porno, situs porno di internet, dan lainnya akan membuat pemahaman dan persepsi anak tentang seks menjadi salah.

Pendidikan seks sebenarnya berarti pendidikan seksualitas. “Suatu pendidikan mengenai seksualitas dalam arti luas,” tambahnya. Seksualitas meliputi berbagai aspek yang berkaitan dengan seks, yaitu aspek biologik, orientasi, nilai sosiokultur dan moral, serta perilaku.

Sesuai dengan kelompok usia berdasarkan perkembangan hidup manusia, maka pendidikan seks dapat dibagi menjadi pendidikan seks untuk anak prasekolah dan sekolah, pendidikan seks untuk remaja, untuk dewasa pranikah serta menikah.

Pendidikan seks untuk anak-anak bertujuan agar anak mengerti identitas dirinya dan terlindung dari masalah seksual yang dapat berakibat buruk bagi anak. Pendidikan seks untuk anak pra sekolah lebih bersifat pemberian informasi berdasarkan komunikasi yang benar antara orangtua dan anak.

Pendidikan seks untuk remaja bertujuan melindungi remaja dari berbagai akibat buruk karena persepsi dan perilaku seksual yang keliru. Sementara pendidikan seks untuk dewasa bertujuan agar dapat membina kehidupan seksual yang harmonis sebagai pasangan suami istri.

Sejak Bayi

Tanpa orangtua sadari, seksualitas anak berkembang sejak dini. Coba perhatikan bayi. Bayi menyusu karena dia merasa nikmat. Pada masa itu pusat kenikmatan berada di mulut atau oral. Sejalan usia, makin berkembang otot-ototnya sehingga anak senang dipeluk, ditimang. Di masa itu pusat kenikmatan ada di otot. Bila perkembangannya terhambat, mereka akan mengalami masalah seksual.

Namun, banyak orangtua yang tidak sanggup memberikan pendidikan seks di rumah. Alasannya, mereka tidak tahu apa yang harus dan layak disampaikan, mereka tidak tahu bagaimana harus mulai berbicara perihal seks, dan banyak orangtua beranggapan, sesuatu yang berkaitan dengan seks itu porno dan tabu.

Itu sebabnya, saat orangtua ditanya anak tentang seks umumnya tidak dapat berbicara, menjawab dengan marah, mengganggap anak tidak sopan sehingga mematahkan keingintahuan anak tentang seks yang ia rasakan.
Kalau orangtua malu atau tabu dalam memberikan pendidikan seks, bagaimana anak bisa memahami permasalahan itu dengan baik? Anda tentu tidak ingin putra putri yang beranjak remaja mendapat PMS, terinfeksi HIV, atau melakukan hubungan seksual pranikah. Jangan sampai masa depan mereka terenggut karena kehamilan pranikah atau kehamilan yang tidak diinginkan, yang bisa berlanjut pada aborsi, bahkan dapat berujung pada kematian.

Dibarengi Pendidikan Moral

Untuk mencegah dan menanggulangi akibat yang mungkin timbul karena perubahan pandangan dan perilaku seksual remaja, Prof. Wimpie mewanti-wanti orangtua untuk memperhatikan hal-hal berikut:

  • Perhatian dan pengawasan orangtua harus diberikan secara memadai, termasuk dalam hal seksualitas. Tentu mutlak dituntut contoh nyata orangtua dalam hidup sehari?hari.
  • Bekali remaja dengan pengetahuan seksualitas yang benar dan bertanggung jawab.
  • Remaja perlu mendapat pendidikan moral dan agama yang relevan dengan kehidupan mereka.
  • Ingatlah bahwa seksualitas berkembang sejak masa bayi, bahkan di dalam kandungan. Seharusnya perhatian orangtua tentang seksualitas anaknya sudah diberikan sejak dini, tidak hanya setelah remaja.
  • Berikan lingkungan yang bersih dari unsur seksual yang bersifat merangsang dan merugikan remaja. Ini tidak mudah karena banyak faktor dan pihak terlibat.
  • Kegiatan positif perlu disediakan bagi remaja agar mereka terlibat aktif di dalamnya, sehingga tidak larut dalam rangsangan seksual yang merugikan.
  • Semua pihak yang terlibat dalam penanganan masalah seksual remaja hendaknya meningkatkan tanggung jawabnya, sehingga usaha yang dilakukan tidak malah mendorong remaja untuk makin berani tenggelam dalam aktivitas seksual yang tidak sehat, yang dapat menimbulkan dampak buruk lebih jauh.
  • Bagi remaja yang sudah terbiasa melakukan aktivitas seksual, usahakan agar menghentikan aktivitas yang membangkitkan dorongan seksual sehingga tidak berlanjut menjadi hubungan seksual.
  • Bagi remaja yang sudah terbiasa melakukan hubungan seksual, berupayalah untuk menghentikan. Kalau tidak mampu menghentikan, cegah agar tidak terjadi kehamilan dan tidak terjadi penularan Penyakit Menular Seksual (PMS).
  • Kalau timbul gangguan atau masalah seksual, yang menyangkut segi biologis, fisiologis, dan psikoseksual, segeralah berkonsultasi dengan tenaga ahli.

Prof. Wimpie memberikan cara sederhana untuk menyampaikan pendidikan seks kepada anak-anak.

  • Berbicaralah dengan cara yang wajar, seperti berbicara tentang hal yang lain.
  • Hindari gaya seperti mengajar di sekolah.
  • Pembicaraan hendaknya tidak hanya terbatas pada fakta biologis, melainkan juga tentang nilai, emosi, dan jiwa.
  • Jangan khawatir Anda telah menjawab terlalu banyak terhadap pertanyaan anak. Mereka akan selalu bertanya tentang apa yang mereka tidak mengerti.
  • Anak-anak usia prasekolah juga perlu tahu bagaimana melindungi diri dari penyimpangan dan kekerasan seksual yang dilakukan oleh orang dewasa. Ini berarti bahwa orangtua harus memberitahu anak bahwa mangatakan “tidak” kepada orang dewasa bukanlah sesuatu yang dilarang.
  • Jangan menunggu sampai anak mencapai usia belasan tahun untuk berbicara tentang masa pubertas. Mereka harus sudah mengetahui perubahan yang terjadi pada masa sebelumnya.
  • Berilah suasana dan kesempatan agar anak merasa bebas dan aman mengajukan pertanyaan tentang seksualitas.
  • Andaikata orangtua tidak dapat menjawab pertanyaan anak, jangan malu mengatakan “tidak tahu”. Kemudian mintalah bantuan atau penjelasan dari orang lain yang mengetahui.
  • Setelah berbicara atau menjawab pertanyaan anak, ujilah apakah jawaban itu memang telah dimengerti. Berilah kesempatan kepada anak untuk menanyakan lagi kalau kemudian muncul pertanyaan baru.
  • Kehidupan seksual orangtua sangat diperlukan sebagai contoh nyata bagi anak ketika berbicara tentang seksualitas. (ma/Gaya Hidup Sehat)

Source: Tribun In KELUARGA, SEKSOLOGI on 14 Maret 2008 at 3:46 am


Blog Stats

  • 401,031 hits

Arsip