Dewa Cinta

Posts Tagged ‘Tips dan Trik

Bra atau BH seharusnya menjadi penunjang penampilan wanita. Tapi tak jarang benda yang satu ini malah bikin masalah. Bagaimana mengatasinya? Baca tips ini.

1 BH saya tertarik ke atas

Apakah Anda merasa BH Anda tertarik ke atas bagian payudara Anda? Yang Anda perlukan mengatur tali BH Anda sampai Anda merasa nyaman. Jika ini tidak berhasil, Anda mungkin perlu melonggarkan tali Anda. Karena jika tali diatur terlalu ketat akan menekan payudara, membuat garis yang aneh dan tentu saja Anda menjadi tidak nyaman.

2. Tali BH saya meninggalkan bekas

Bekas tali BH Anda jelas tidak sedap dipAndang dan menimbulkan nyeri. Banyak wanita mencoba menonjolkan payudara dengan mengencangkan tali BH terlalu ketat. Masalahnya mungkin Anda salah memilih ukuran BH. Pastikan Anda sudah mengecek ukuran cupnya sesuai dengan milik Anda.

3. Apa yang harus saya pakai ketika memakai tank top?

Tidak lucu kan memakai BH yang nggak matching dengan tank top yang Anda pakai? Cara jitu mengakalinya dengan memakai BH tanpa tali (strapless) yang banyak jenisnya di pasaran. Tapi banyak yang belum terbiasa dan takut untuk memakai BH semacam itu. Bisa juga memilih BH dengan tali tembus pandang.

4. Apa yang saya pakai dibalik kaos ketat?

Anda ingin menarik perhatian dan merasa seksi dengan memakai kemeja atau kaos ketat? BH yang salah akan membuat tonjolan payudara Anda ketika mengenakan kaus ketat menjadi tidak sedap dipAndang. Salah satu cara untuk mengakalinya adalah dengan menggunakan BH yang dilengkapi dengan busa. BH semacam ini biasanya disebut t-shirt bra. Permukaan T-shirt bra biasanya lebih rapih sehingga tidak nampak menonjol di kaus.

5. Tinggalkan BH kesayangan Anda.

Jangan panik dulu. Coba periksa merk yang sama dengan milik Anda sebelumnya atau cari produk yang mirip. Trend selalu berganti, banyak perancang/produsen menstop produksi barang tertentu tetapi tetap mempertahankan struktur dasarnya. Jika Anda tidak menemukan BH yang sama dengan milik Anda sebelumnya jangan ragu untuk memilih model baru. Caranya, pertama temukan ukuran yang pas lalu ingat kembali apa yang begitu menarik dari BH lama Anda sebelum memulai pencarian baru Anda.

Sumber:  http://www.klipingku.com

Dalam mengenakan bra, pasti yang menjadi faktor penting adalah kenyamanan dan ukuran yang tepat. Ada beberapa trik untuk menemukan batas kenyamanan dan memilih bra secara tepat. Cara mengukurnya terbagi atas dua yaitu under bust dan over bust. Under bust adalah ukuran lingkar badan yang akan menjadi ukuran bra kamu. Sedangkan over bust adalah ukuran cup yang sesuai untuk payudara kamu.

Perhatikan Kawat

Salah satu cara menemukan bra yang mampu menyangga payudara secara tepat adalah memilih bra yang menggunakan kawat. Sedangkan kawat yang baik pada bra harus bisa menyangga payudara dan menaikkan posisi payudara. jika ada kawat yang keluar dari cup bra maka bra yang kamu kenakan tidak sesuai dengan ukuran payudara. Sebenarnya posisi kawat yang benar adalah saat kawat harus memberikan kenyamanan dan menarik payudara kamu sehingga membentuk belahan di tengah.

Coba sebelum membeli

Saat kamu ingin mencoba mengenakan bra sebaiknya angkatlah payudara dengan kedua tangan kamu. Dengan begitu kamu bisa melihat apakah ada bagian payudara yang keluar dari bra kamu. Jika payudara ada yang keluar maka menandakan cup bra kamu terlalu kecil. Saat kamu memilih bra sebaiknya kamu coba terlebih dahulu karena tidak semua merk memiliki ukuran yang sama.

Sumber:  http://www.klipingku.com

Dalam hal kepekaan seksual, maka clitoris memegang peranan yang sangat penting. Clitoris terletak di ujung atas kemaluan (vagina), tepat diantara bibir dalam dan bibir luarnya, serta tersembunyi dalam lapisan seperti daging tipis (kulup). Bila kita terangsang secara seksual, maka clitoris akan membengkak dan menjadi tegang. Clitoris sendiri relatif kecil sekali. Bagian yang bisa kita lihat hanyalah semacam “kelenjar” atau kepala clitoris saja. Kelenjar ini, berhubungan dengan crura (yang panjangnya sekitar 6 – 7 cm) dan crura ini berhubungan dengan tulang panggul. Tiga bagian inilah sesungguhnya yang disebut clitoris.
Buah dada kita beserta putingnya juga memiliki kepekaan seksual. Puting buah dada kita akan menjadi tegang bila kita terangsang.

Hal penting dalam masturbasi
Wanita akan menikmati orgasme (puncak kepuasan) dengan rangsangan langsung maupun tidak langsung pada clitorisnya. Cara yang paling penting dalam masturbasi adalah merangsang clitoris dengan jari. Carilah tempat yang tenang, dimana anda dapat santai dan sekaligus konsentrasi menikmati sensasi. Mulailah dengan membayangkan hal-hal yang merangsang nafsu anda sambil menggosok-gosok clitoris anda. Bagaimana tepatnya menggosok, terserah anda, yang penting anda merasa nikmat. Cobalah macam-macam gosokan, menekan, memilin, atau mencubit, dan rasakan mana yang paling enak. Semakin lama anda terangsang, kemaluan anda akan mulai basah. Anda boleh membasahi jari anda dengan cairan kemaluan atau ludah agar gosokan pada clitoris makin licin. Sementara itu, anda boleh juga memilin-milin puting buah dada anda dengan tangan yang lain, atau bahkan tangan satunya juga ikut merangsang sekitar bibir kemaluan anda sendiri. Cobalah membuka penutup clitoris anda agar gosokan jari anda makin terasa pada clitoris. Bacalah juga bacaan-bacaan erotis. Ini akan membuat anda makin berfantasi yang mempercepat pencapaian kepuasan.

Bagaimana saya tahu.. ?
Bagaimana saya tahu kalau saya sudah mencapai kepuasan (orgasme). Orgasme adalah rasa lega sebagai puncak dari rasa geli nikmat yang didapat dari rangsangan seksual dalam bentuk otot-otot yang mengejang berkali-kali. Bila badan anda mulai bergerak sementara rasa nikmat mengalir ke seluruh tubuh, itu saat anda mulai merasakan orgasme. Clitoris anda, kemaluan serta lubang dubur akan mengejang berkali-kali selama orgasme berlangsung. Kemungkinan clitoris anda menjadi sedemikian sensistif sampai anda tidak tahan untuk menggosoknya lagi karena sangat geli. Tetapi juga ada wanita yang langsung mampu menggosok clitorisnya lagi setelah orgasme untuk mencapai kenikmatan selanjutnya. Orgasme bisa merupakan puncak kepuasan dan kenikmatan secara fisik maupun emosi. Anda bisa merintih-rintih selama atau sesudah orgasme. Biarkan semua emosi keluar selama orgasme, karena dengan demikian kita akan merasa lebih tenang dan relaks. Konsentrasikan pikiran pada kenikmatan yang dicapai.

Sarana lain untuk masturbasi
Shower
Tempat yang paling banyak dipakai oleh wanita untuk masturbasi adalah shower. Mungkin dikarenakan saat mandi di shower, wanita mudah terangsang. Bila ujung shower bisa digerakkan dan mengarahkan langsung semprotan airnya ke kemaluan dan juga clitoris, maka rangsangannya juga makin meningkat. Aturlah panas air serta tekanan semprotan sesuai selera anda. Paling baik kita mulai dengan semprotan yang tidak terlalu keras dan selanjutnya ditingkatkan. Makin keras semprotan air, makin terasa rangsangannya pada clitoris anda. Air hangat biasanya yang paling enak. Banyak wanita yang bisa mencapai orgasme dalam beberapa menit dengan cara semprotan shower langsung pada clitorisnya ini.

Jacuzzi
Kalau anda bisa memakai Jacuzzi secara pribadi, cobalah menikmati semburan air yang dipancarkannya. Menghadaplah ke dinding darimana air memancar, tepatkan vagina atau clitoris anda di dekat semburan airnya. Hati-hati jangan terlalu dekat dengan lubang airnya, karena semburan airnya sangat keras. Mulailah dari agak jauh, bila masih kurang terasa di clitoris anda, majulah sedikit sampai benar-benar pas dengan selera anda.

Vibrator
Vibrator yang biasanya dipergunakan untuk memijat, bisa juga dipergunakan untuk masturbasi. Tak perlu anda sentuhkan langsung ke clitoris anda, tapi cukup dengan menggerak-gerakannya di bagian luar sekeliling vagina anda. Baru setelah anda terbiasa, sentuhkan pelan-pelan ke clitoris anda.

Dildo
Jangan sekali-kali memasukkan benda yang tajam, bisa pecah atau kotor. Bila anda memakai dildo, bungkuslah dengan kondom. Dildo dibuat dari plastik atau karet yang lentur, biasanya berbentuk penis lengkap dengan guratan-guratan otot seperti aslinya. Agar terasa kenikmatan menggunakan dildo, pertamakali gosok dulu clitoris anda sampai tegang, barulah masukkan dildo ke dalam liang vagina anda. Bila vagina anda masih terasa kering, pakailah hand and body lotion atau Nivea cream. Pelan-pelan gerakkan dildo keluar masuk liang vagina anda sementara tangan yang satu terus merangsang clitoris. Ada dildo yang dilengkapi dengan perangsang clitoris, sehingga setiap kali ditekan ke dalam, dildonya akan menggesek clitoris.

Sumber: www.17tahun.com

Apa yang membuat seseorang menarik bagi yang lainnya, dengan mengabaikan orang ketiga? Jawabannya belum diketahui. Tapi nampaknya setiap orang sudah mulai membentuk pola masing-masing di masa anak-anak. Pola tersebut diperoleh dari kenangan masa kecil dan fantasi yang didapat dari orang tua dan teman-teman. Pola ini bertambah, dimodifikasi, diperluas dan ditulis ulang seiring dengan pertumbuhan orang tersebut, sampai menghasilkan pola yang unik. Ia menciptakan dan mengidentifikasi tipe orang yang secara seksual menarik baginya. Bila bertemu dengan orang tipe seperti itu, mereka akan membentuk hubungan yang lebih dekat. Mungkin bersifat emosional atau fisik, tapi biasanya kedua-duanya. Dengan hubungan tersebut, mereka dapat saling mempelajari kepribadian satu sama lain dan menjadi lebih dekat, atau sebaliknya, berpisah. Jika hubungan menjadi lebih dekat, gairah seks dan kenikmatan meningkat.

Semua indra penglihatan, suara, rasa, bau dan sentuhan dilibatkan dalam meningkatkan gairah seksual. Penglihatan nampaknya merupakan perangsang yang potensial bagi pria dan memegang peranan dalam permainan erotika, dengan menggunakan tubuh wanita sebagai simbol seks. Di negara-negara Barat, payudara wanita, baik dalam keadaan tersembunyi oleh pakaian ataupun telanjang, dan pantatnya, dianggap membangkitkan gairah seks pria. Bau tubuh yang bersih merangsang bagi kedua jenis kelamin, dan dibanyak kebudayaan, parfum, yang biasa dijual dengan nama provokatif berbau seks, digunakan oleh wanita sebagai kesenangan mereka sendiri dan untuk menarik pria. Bau yang tidak menyenangkan dapat menimbulkan penolakan seksual. Wanita mempunyai cita rasa bau yang lebih jelas daripada pria, sehingga bau tidak sedap dari seorang pria dapat menimbulkan tekanan seksual pada wanita. Bunyi, dari suara atau musik, dapat membangkitkan gairah seks, seperti rasa dari rambut, bibir atau tubuh seorang pasangan.

Pada umumnya, orang merasakan sentuhan yang berasal dari kontak tubuh paling membangkitkan gairah seks dibanding indera lain. Kebanyakan pria dan wanita bangkit gairahnya ketika saling mencium atau memeluk, khususnya ketika bagian-bagian tubuh paling erotis disentuh. Setiap orang mempunyai bagian tubuh erotis sendiri. Pria umumnya terangsang oleh penglihatan dan rasa dari payudara wanita, pantat dan vulva. Sedangkan kebanyakan wanita terangsang oleh pantat dan alat kelamin pria. Beberapa yang lain terangsang oleh bagian tubuh yang lain. Anda sendiri dapat menemukan bagian mana dari tubuh anda dan pasangan yang paling membangkitkan gairah seks.

Komponen emosi dan fisik yang menyebabkan bangkitnya gairah seks akan menimbulkan keinginan seksual. Keinginan seksual adalah persaan ingin menyentuh dan menjelajahi organ orang lain dan mungkin juga berhubungan kelamin, atau secara seksual dirangsang dengan cara lain. Keinginan seksual menyebabkan perasaan nikmat, yang menimbulkan perubahan fisik, yang telah diamati dan dijelaskan. Beberapa diantaranya telah dikenal selama beberapa abad. Karena seksualitas wanita merupakan pengalaman bersama dan setiap pasangan (seharusnya) memperoleh kesenangan dan kepuasan, saya rasa berguna menjelaskan apa yang terjadi pada setiap jenis kelamin jika kesenangan seksual dilanjutkan dan tidak ditekan.

Respon seks pria
Tanda paling jelas dari bangkitnya gairah seks pada pria adalah ereksi penis. Panjang dan diameter penis membesar. Dengan semakin terangsang pria itu, sedikit atau banyak yang dihasilkan dari mata penis dan meminyaki kepala penis. Baik penis tersebut mempunyai kulit kulup atau tidak. Setelah penis ereksi, pria mencapai keadaan dimana rangsangan seks tambahan akan membuatnya menginginkan hubungan seks. Atau dengan mengocok penis sehingga dia dapat mencapai orgasme dan ejakulasi. Dalam ereksi, panjang penis membesar kira-kira dua kali ukuran semula, menjadi 9,5 cm.

Ada beberapa kesalahan yang dikaitkan dengan penis. Pertama, semakin besar penis, semakin baik pria itu menjadi kekasih. Ini tidak benar, karena ukuran penis tidak berhubungan dengan fungsi. Pria dengan penis kecil secara seksual sama saja dengan pria berukuran penis besar, dan dapat memberikan kepuasan seksual yang sama besar. Kesalahan kedua, pria yang disunat lebih lama mencapai orgasme, sehingga lebih siap membantu wanita mencapai orgasme. Bukti-bukti menunjukkan, tidak ada perbedaan waktu untuk mencapai orgasme antara pria disunat dan yang tidak. Tentu saja, perbedaan yang menyolok antara dua pria ditemukan pada saat mereka mencapai orgasme. Tetapi disunat atau tidak bukanlah salah satu faktor. Setelah ereksi penis terjadi dan rangsangan dilanjutkan, pria akan berusaha mengadakan senggama atau bermasturbasi. Dalam hal ini ada sedikit perbedaan menyangkut penis.

Selama senggama, pria memasukkan penis dan mengeluarkannya dari vagina pasangannya. Selama masturbasi dia merangsang penis dengan memegangnya dengan lembut dan mengusap-usap sepanjang batang penis. Dengan semakin mendekati orgasme, pria itu mengetahui dalam beberapa saat akan terjadi ejakulasi. Tahap ini berlangsung sekitar 3 atau 4 detik, dan meskipun dia menahan semua gerakan penisnya, dia mengetahui ejakulasi segera terjadi. Tidak ada yang dapat dilakukan untuk menghentikannya. Gerakan ini diikuti dengan perasaan hangat di sepanjang penis karena aliran terminal bergerak dari daerah di dalam pinggulnya ke bagian atas penis. Kemudian tiga sampai enam kontraksi otot di bagian dasar penis mendorong keluarnya cairan terminal, dan otot-otot di bagian paha serta perut bagian bawah menegang. Selama periode ini, dia mungkin menekan si wanita erat-erat ke tubuhnya. Tahap kritis dengan kontraksi lebih sedikit itu akhirnya berlalu. Segera setelah ejakulasi, kepala penis menjadi mengendur untuk sementara, dan perasaan hangat menjalar ke tubuh pria. Biasanya untuk relaksasi sepenuhnya, terjadi pengenduran dan tidur sejenak atau “kematian kecil” dalam bahasa Perancis, selama penis mengendur.

Dengan bertambahnya usia seorang pria, perubahan tertentu dalam respon seks bisa terjadi. Dia mungkin memerlukan waktu cukup lama untuk ereksi. Selama rangsangan pendahuluan, ereksi mungkin timbul tenggelam beberapa kali. Penis mungkin tidak dapat mengeras dan memerlukan waktu lama untuk ejakulasi. Setelah ejakulasi, periode membangunkan kembali nafsu seksual mungkin meningkat, sampai 24 jam. Perubahan ini beragam tingkatannya, beberapa pria tidak mengalami respon seks, sementara pria yang lain mengalami perubahan yang berarti. Penting bagi wanita mengetahui perubahan ini. Dia mungkin merasa karena pasangannya menjadi lebih lambat memberi respon seks, maka dia tidak lagi dicintai, atau pria itu menemukan wanita sudah tua, sehingga kurang puas dan tidak mudah terangsang. Hal ini bukan mustahil terjadi. Tetapi perubahan pun bisa karena peningkatan usia. Jika wanita memahami, maka hubungan mereka akan meningkat. Ini lebih baik lagi pada pasangan yang dapat saling berkomunikasi satu dengan yang lain.

Respon seks wanita
Respon seks wanita dapat di bagi menjadi 4 tahap, antara lain:

1. Kenikmatan atau fase bangkitnya gairah.
2. Fase Plateu.
3. Fase orgasme.
4. Fase resolusi.
Fase-fase ini menjelaskan respon seks, tetapi tentu saja berkelanjutan dengan fase berikutnya dalam kehidupan nyata.

Fase kenikmatan: Fase ini dimulai dari hubungan kontaks tubuh dengan pria, bukan oleh rangsangan seksual meskipun pandangan terhadap pria yang menarik memainkan peranan. Bangkitnya gairah seks bervariasi tergantung waktu. Banyak wanita mengalami minat seks yang tinggi pada saat-saat tertentu, seperti pada pertengahan siklus atau sebelum dan selama haid. Tetapi tidak ada pola yang konsisten dapat ditemukan. Tradisi mempercayai, hubungan kelamin selama haid berbahaya karena jaringan lebih rapuh terhadap infeksi. Tetapi sebab yang sebenarnya adalah hukum Yahudi lama yang menyatakan wanita tidak bersih selama haid. Tidak ada alasan medis mengapa wanita yang menginginkan hubungan kelamin selama haid tidak boleh mengadakan hubungan seks. Jaringan tubuh sebenarnya tidak rapuh dan infeksi belum tentu terjadi. Jadi, tidak ada bahaya dan wanita itu juga bersih.

Fase kenikmatan seorang wanita tergantung pada kelambatan mencapai puncak, yang lebih lama dari pria. Selama itu, klitoris bereaksi dan areola di sekitarnya membengkak. Ukuran klitoris juga meningkat, khususnya dalam hal lebar dan di sekitar bibir-bibirnya. Saluran vagina menjadi lebih halus dan tebal karena dipenuhi darah yang membentuk benjolan halus. Perubahan ini beragam tingkatnya dari satu wanita dengan wanita yang lain.

Di saat yang sama ketika hal itu terjadi, cairan memasuki jaringan pinggul. Vagina menjadi lebih halus dan beberapa cairan masuk ke lapisan sel-sel tipis yang membentuk dinding vagina, sehingga vagina menjadi basah. Dua kelenjar kecil yang terletak di sekitar jalan mesuk ke vagina juga mengeluarkan cairan, sehingga vagina dan jalan masuknya menjadi basah dan licin. Jika pria berusaha memasukkan penis sebelum cairan itu dikeluarkan dan dan menjadi basah, maka hubungan seksual akan menyakitkan. Itulah salah satu alasan mengapa pria merangsang dengan mencium dan menyentuhnya, sampai wanita itu terangsang secara seksual. Di saat yang sama, jaringan yang mengelilingi bagian bawah dari 1/3 vagina membengkak oleh darah, sehingga rasa lembut, hangat, dan bentuk bergelombang halus dirasakan oleh penis pria ketika memasuki vagina.

Fase plateu: Sekarang wanita itu memasuki fase plateu dan jika dia cukup peka, maka akan merasakan penis yang bereaksi di dalam vaginanya yang basah. Bahkan jika pria tidak peka terhadap kebutuhan seksual wanita, secara fisik wanita dapat memerima penisnya tanpa rasa sakit, meskipun dia akan menolak dan menegangkan vagina.

Dalam survei baru-baru ini, banyak wanita mengatakan bagian yang menyenangkan dari hubungan seksual, terpisah dari orgasme itu sendiri, adalah perasaan ketika penis memasuki vagina. Begitu juga kontak yang lebih dekat antara tubuh keduanya bisa merangsang daerah klitoris secara langsung, yaitu ketika gerakan penis, dengan menggerakkan bibir-bibir vagina, merangsangnya secara tidak langsung. Rangsangan bisa membawanya kepada orgasme. Sekitar 1 di antara 3 wanita mencapai orgasme pada saat penis masuk ke dalam vagina, sebelum pria mencapai ejakulasi, bersamaan dengan orgasme pria atau segera sesudahnya. Tetapi jika wanita tidak mengalami orgasme pada saat itu, dia mungkin menginginkan pria membantunya mencapai orgasme dengan mengusap daerah klitoris secara lembut atau mengusap dengan lidah dan bibir. Ini disebut cunnilingus. Wanita mungkin lebih senang mengalami orgasme sebelum mereka memulai senggama, atau setelah pria mengalami ejakulasi, tergantung pada suasana hati mereka berdua.

Kapan pun wanita mengendalikan, seharusnya memberitahu pasangan tentang gerakan tangan atau lidah yang paling merangsang, dan gerakan yang paling tidak disukai. Pada umumnya wanita lebih suka dirangsang di bagian klitoris daripada di bagian ujung atau kelenjar, dan rangsangan oleh jari terasa lebih nyaman jika daerah itu sudah basah. Dia seharusnya memberitahu pasangannya apa yang diinginkan, dan pria seharusnya mengetahui apa yang paling menyenangkan bagi wanita. jadi dia bukan hanya mengasumsikan apa yang paling disukai wanita itu.

Fase orgasme: Sulit menjelaskan orgasme. Karena setiap orang merasa dan menerima orgasme secara berbeda. Penjelasan yang diberikan beberapa wanita menunjukkan, orgasme adalah perasaan nikmat yang tertinggi dari bangkitnya nafsu seks. Perasaan ini biasanya dimulai dari bagian pinggul, kemudian menyebar ke seluruh tubuh. Selama orgasme, perasaan wanita berpusat pada sensasi, dan sebagian besar pada pengeluaran sesuatu. Ini dimulai pada saat-saat ketegangan yang tidak terkontrol, nikmat, pelepasan ketegangan mental, dan kelegaan.

Orgasme disebabkan oleh suatu refleks. Rangsangan di daerah klitoris baik secara langsung ketika wanita bermasturbasi, atau dirangsang secara tidak langsung oleh gerakan penis ketika memasukkan ke dalam vagina, membuat pesan dikirim ke dalam sumsum tulang belakang. Di sumsum tulang belakang, refleks ini terjadi dan pesan diedarkan ke seluruh syaraf yang mengendalikan otot-otot pinggul. Tetapi apakah pesan ini seluruhnya diedarkn, ditingkatkan intensitasnya atau dihentikan, tergantung tingkat kontrol oleh otak wanita terhadap refleks. Wanita yang tidak terbiasa dengan seks, biasanya akan menambah kesan itu dan mencapai orgasme. Tetapi jika dia tidak menyukai perasaan, pria itu memanfaatkannya, dia mungkin gagal mencapai orgasme selama persenggamaan, meskipun dia dapat mencapai orgasme dan berfantasi ketika bermasturbasi.

Orgasme seorang wanita biasanya dihubungkan dengan gerakan kejutan di daerah paha dan otot pinggul seperti pada pria. Tetapi beberapa orang wanita tetap berdiam dan kaku selama orgasme. Orgasme seorang wanita berbeda dengan orgasme pria, karena tidak ada ejakulasi. Berlawanan dengan keyakinan umum, wanita tidak selalu harus melengkungkan punggungnya atau berteriak selama orgasme. Otot rahim dan vagina berkontraksi, dan beberapa wanita mengalami orgasme yang lebih kuat ketika penis berereksi di dalam vagina pada saat tertentu, sehingga dapat dijepit dan dilepaskan oleh otot-otot vagina yang berkontraksi.

Pada hampir semua orgasme, dorongan orgasme dimulai dengan refleks yang ditimbulkan rangsangan pada klitoris, meskipun pesan tambahan mungkin berasal dari rangsangan pada vagina. Namun pada semua orang, orgasme dinyatakan dengan kontraksi otot-otot pinggul, termasuk otot vagina, dan dirasakan sebagai kenikmatan oleh daerah tertentu di otak. Banyak wanita yakin, pria memberikan mereka orgasme dan jika wanita gagal mencapai orgasme selama hubungan seks, berarti dia tidak feminin dan pasangannya pun merasa tidak jantan. Wanita memalsukan orgasme agar pria tidak merasa tidak jantan atau wanita itu sendiri tidak feminin. Dengan pendekatan lebih terbuka terhadap seksualitas wanita, kini diketahui wanita yang gagal mencapai orgasme selama persenggamaan tidak mengalami kelainan seks, dan tidak seharusnya memalsukan orgasme.

Hampir setiap wanita dapat mencapai orgasme dengan bermasturbasi, atau dengan rileks dan yakin terhadap hubungannya untuk memberitahu pasangan terhadap kebutuhan, sehingga pasangan dapat membantu mencapai orgasme dengan perangsangan. Dalam hubungan yang saling mengisi, pria harus bersedia dan senang merangsang wanita secara seksual dengan cara yang diinginkan si wanita. Idealnya wanita tidak merasa malu meminta pasangan untuk melakukan hal ini, juga kekasih yang peka tidak seharusnya menolak. Tetapi banyak wanita merasa malu untuk meminta, sehingga kenikmatan seksual mereka berkurang.

Fase resolusi: Pada pria dan wanita, kontraksi otot konklusif dan kenikmatan orgasme diikuti dengan relaksasi. Tetapi berbeda dengan penis pria, biasanya klitoris tidak mengendur, dan beberapa wanita dapat mencapai satu orgasme setelah orgasme yang lain, tanpa selingan. Banyak wanita merasa cukup dengan hanya satu kali orgasme. Dalam lima sampai sepuluh menit pertama dari fase resolosi, jaringan vagina dan vulva kehilangan cairan yang akan membasahi vagina. Tetapi jika wanita dirangsang kembali secara seksual, maka dia dapat terangsang dan mengalami orgasme yang lain pada jarak waktu lebih pendek daripada pria. Sebaliknya, jika wanita dirangsang pada fase plateu tetapi tidak dibantu mencapai orgasme, atau tidak bermasturbasi untuk membantu mencapai orgasme, maka fase resolusi sering menjadi lama dan ketegangan jaringan vagina lambat untuk dipulihkan.

Rangsangan yang berulang dan kegagalan mencapai orgasme bisa menyebabkan frustasi fisik dan mental. Mungkin juga menyebabkan keluhan ginekologis yang bersifat psikosomatis. Karena alasan ini, dan juga alasan cinta dan kasih sayang, pria dapat membantu pasangannya mencapai klimaks yang diinginkan. Sekitar 40% wanita mencapai orgasme pada setiap episode hubungan kelamin, dan satu dari setiap tiga wanita dalam kelompok ini dapat memcapai beberapa kali orgasme. Sekitar 50% wanita kadang-kadang mencapai mencapai klimaks selama hubungan seks, dan dicapai jika klitoris dirangsang dengan jari atau dengan lidah pria, sebelum atau sesudah pria itu mencapai orgasme, atau jika wanita bermasturbasi. Hanya sekitar 10% wanita sangat jarang atau tidak pernah sama sekali mencapai orgasme pada setiap senggama. Oleh karenanya komunikasi antara keduanya (pria dan wanita) sangat penting untuk memecahkan hal tersebut.

Sumber: www.17tahun.com

Mustahil untuk memastikan banyaknya masalah seksual yang bisa merusak suatu, karena sampai sekarang, orang malu mencari bantuan. Wanita yang mengalami hambatan nafsu seksual tidak dapat terangsang secara seksual, meskipun dirangsang oleh pasangannya atau dengan fantasi. Karena itu, dia tidak dapat mengadakan hubungan seks dengan layak.

Pada wanita, ditemukan empat masalah seksual.

Pertama, Hambatan nafsu seksual. Wanita yang mengalami hambatan nafsu seksual tidak menginginkan atan menikmati seks. Tetapi dia mengijinkan pasangannya untuk bersenggama dengannya, sebagai suatu kewajiban. Wanita yang lain mungkin sangat cemas dengan gagasan bersenggama sehingga menolak atau membuat alasan untuk menghindarinya.

Kedua, Hubungan seks menyakitkan sehingga manghambat atau menyebabkan kekecewaan mendalam yang tidak akan pernah dapat dinikmati. Masalah ini disebut dyspareunia, yang berarti senggama yang menyakitkan. Apabila wanita merasa sangat sakit ketika penetrasi/pemasukkan kemaluan pria ke dalam vagina, dan menolak dengan menegangkan otot-otot sekeliling saluran masuk ke vagina, maka kondisi ini di sebut vaginismus.

Ketiga, Meskipun mempunyai nafsu seksual normal, setidaknya dia mempunyai fantasi atau mimpi seks namun dalam kenyataan dia gagal atau tidak bisa terangsang oleh pasangannya selama perangsangan seksual. Karena itu, vagina tidak mengalami pembasahan, dan jaringan lembut pada jalan masuk ke vagina tidak berkembang. Pada saat senggama berlangsung, dia sedikit saja atau tidak merasakan kenikmatan erotis sama sekali, meskipun mungkin dapat menikmati bentuk rangsangan yang lain dari pasangannya. Masalah ini disebut libido menurun

Keempat, Wanita itu tidak dapat mencapai orgasme. Dengan kata lain dia mengalami disfungsi orgastik. Istilah ini perlu diterjemahkan secara hati-hati. Berapa ahli terapi seks percaya, semua wanita yang gagal mencapai orgasme selama senggama mengalami disfungsi orgastik. Wanita tidak disebut mengalami disfungsi orgastik apabila dia biasanya mengalami orgasme selama percumbuan, baik dengan masturbasi, ketika pasangannya memasukkan kemaluan ke dalam vagina, atau ketika dirangsang sebelum atau sesudah pasangannya mencapai orgasme. Wanita yang melakukan masturbasi sendiri hingga mencapai orgasme tidak disebut mengalami disfungsi orgastik, meskipun ketika bersama pasangannya dia tidak mencapai orgasme. Wanita itu tidak sakit atau frigid.

Yang disebut mengalami disfungsi orgastik adalah wanita yang tidak pernah sama sekali mencapai orgasme dengan rangsangan apapun. Jadi penting untuk diingat, banyak wanita mencapai kenikmatan dan kehangatan emosional dari kedekatan dan keintiman senggama, meskipun tidak mencapai orgasme. Berbagai artikel majalah yang menekankan kebutuhan untuk menjadi wanita yang sesungguhnya dengan mencapai orgasme, terlalu berlebihan. Yang seharusnya ditekankan adalan wanita yang mencapai kedekatan emosional dan kebahagiaan selama senggama akan mencapai kenikmatan yang lebih besar jika mereka dibantu oleh pasangannya untuk mencapai orgasme.

Jika anda mengalami orgasme, dengan metode apapun berarti anda normal. Jika anda tidak mencapai orgasme selama senggama tapi mencapainya ketika pasangan merangsang anda atau dengan masturbasi, andapun normal. Orgasme yang dicapai selama senggama tidak lebih baik atau lebih normal daripada yang dicapai dengan cara lain. Tetapi jika anda tidak mencapai orgasme dengan pasangan atau malu untuk mencapai orgasme dengan masturbasi dan anda takut melakukan, anda dapat dibantu.

Wanita dengan satu atau lebih masalah seksual di atas sering disebut frigid. Istilah ini seharusnya ditinggalkan. Istilah frigid menyatakan bahwa wanita itu yang karena kondisi bawaan tertentu, tidak pernah dapat memberikan respon seks secara penuh, tidak benar. Dengan konselor atau bantuan seorang pasangan, wanita umumnya dapat terangsang dan hampir semua mencapai orgasme. Ada perbedaan kecepatan perubahan, wanita yang tidak dapat terangsang secara seksual lebih sulit dibantu ketimbang wanita yang terangsang tetapi gagal mencapai orgasme.

Penyakit, obat-obatan dan alkoholisme dapat menyebabkan masalah seksual pada beberapa wanita. Tetapi hampir separuh dari wanita mengalami kegagalan orgasme seksual disebabkan oleh masalah psiko-seksual, yang biasanya dapat disembuhkan dengan bantuan pasangan mereka atau mungkin oleh bantuan seorang konselor. Ada beberapa alasan mengapa sejumlah wanita mengalami masalah seksual, dan dalam berbeda masalahnya pun berbeda.

Sebab-sebab karena pengaruh psiko-seksual

Hubungan yang buruk
Jika sepasang kekasih merasakan permusuhan terhadap pasangannya dan tidak dapat membicarakan masalahnya secara terbuka, maka dapat terjadi ketidak harmonisan perkawinan, dengan berkurangnya keinginan dan rangsangan seksual. Sebab lain disfungsi seksual adalah, jika pasangan ini tidak dapat menyampaikan secara terbuka tentang kebutuhan dan keinginan seksual mereka. Sebagai contoh, hanya wanita bersangkutan yang dapat memberitahu pasangan, apa yang dapat membuat gairah seksnya bangkit, pria (atau wanita) tidak dapat mengetahui secara naluriah dan setiap wanita mempunyai respon seks berbeda.

Tanpa komunikasi yang baik, masalah seksual dapat menjadi besar. Jika pria tidak memahami kebutuhan seks wanita, dan menggunakan teknik yang buruk untuk membantu terangsang, maka hasilnya adalah antagonisme dan menurunnya seksualitas bersama. Tergantung baik buruknya hubungan tersebut, wanita mungkin akan menghambat respon seksnya sendiri, atau menerima rangsangan seks dari pria meskipun dia kurang menikmati.

Ketidaktahuan
Didikan yang salah di masa anak-anak oleh orang tua yang keras dan bersifat menghambat secara seksual, membuat seorang gadis percaya terhadap standart ganda seksualitas, menerima tuntutan dari orang tua secara pasif, dan tidak mempunyai harapan akan kenikmatan seksual. Akibatnya nafsu seks berkurang dan menambah keyakinan bahwa seks adalah kewajiban yang harus dibayarkan kepada seorang pria agresif yang penuntut. Jadi, bukan kenikmatan yang dinikmati bersama.
Banyak wanita yang percaya dengan mitos seksual sebagai berikut:

  • Wanita seharusnya siap menerima seks dari suami, baik dia menginginkan atau tidak.
  • Orgasme yang bersamaan penting untuk kepuasan seksual yang sesengguhnya.
  • Pria mengetahui bagaimana merangsang seorang wanita, dan jika wanita tersebut gagal terangsang, maka ini adalah kesalahan wanita itu sendiri.

Perasaan bersalah dan malu
Beberapa orang tua mengajarkan anak gadisnya untuk mempercayai seks adalah kegiatan yang memalukan, di mana seseorang berbuat sekehendak hatinya. Dalam keluarga seperti ini, seks tidak pernah dibicarakan terbuka, dan informasi (lebih tepatnya, informasi yang salah) diperoleh dari teman-teman seusianya secara bisik-bisik. Jika orang tua menganggap bagian tubuh manusia kecuali wajah, tangan dan kaki yang terbuka, tidak patut dibicarakan dan menghukum anaknya yang berusaha mencari tahu tentang hal itu, atau tidak menjawab dengan masuk akal keingintahuan alamiah dari anak tentang seks dan reproduksi manusia, maka anak itu akan menganggap seks adalah soal yang memalukan dan harus diabaikan. Ini dapat mempengaruhi sikap terhadap anak di kemudian hari.

Sikap sebaliknya, dapat pula menimbulkan rasa malu. Gadis-gadis modern dan banyak membaca buku seks serta membicarakan secara terbuka dapat mengalami kekurangan nafsu seksual. Dalam masyarakat modern, keberhasilan dipuji. Jika berhasil dalam kehidupan seksual yang berarti tercapainya orgasme pada setiap episode senggama, maka keberhasilan akan meninggalkan kaum wanita. Hal ini bukan karena kaum wanita kurang nafsu seks dan kemampuan mencapai orgasme selama bertahun-tahun. Seorang wanita yang gagal mencapai keberhasilan seksual dengan orgasme menjadi malu, sebab merasa dirinya tidak mampu. Rasa malu ini semakin mengurangi nafsu seksual dan dijadikan pedoman bagi kegagalan berikutnya.

Ia menjadi cemas dengan kemampuannya menanggapi seks, oleh orang amerika disebut performance anxiety. Untuk menghindari bertambahnya kecemasan, dia menekan nafsu seksualnya (dengan kata lain libidonya berkurang) atau menghambat respon seksnya (dengan kata lain gagal mencapai orgasme).

Selama senggama, wanita dapat meningkatkan kesadaran seksual dengan memusatkan pikiran pada hal-hal yang dapat membangkitkan gairah. Tetapi jika dia selalu berpikir betapa memalukan tindakan itu, dan pernah tidak mampu mencapai orgasme, maka nafsu seksnya semakin berkurang justru karena kecemasan yang terlalu berlebihan. Perasaan kurang mampu dapat pula diperbesar oleh bacaan-bacaan dan film. Buku dan film-film itu menggambarkan langit akan penuh dengan bintang-bintang gemerlapan dan musik berdenging di telinga ketika seorang wanita mencapai orgasme. Akibatnya para gadis mengharapkan pengalaman yang sama ketika suatu saat mencapai orgasme, rasa nikmat menyelimuti seluruh tubuhnya. Tetapi tidak sesuai dengan kenyataannya, tidak ada bintang-bintang gemerlapan atau musik berdenging. Ia merasa telah gagal, dan konflik pun muncul dalam pikirannya. Konflik yang disebabkan keyakinan yang salah secara bawah sadar mengurangi nafsu seksualnya, sehingga dia sengaja menghidari rasa sakit dan malu karena kegelian.

Rasa kegagalan seksual bertambah dengan pengetahuan bahwa dia dapat mencapai orgasme bila pasangannya memberi rangsangan erotik atau dia bermasturbasi. banyak wanita dibesarkan dengan keyakinan masturbasi atau perangsangan adalah hal yang memalukan. Mitos ini juga dipercaya oleh banyak pria. Yang benar, orgasme adalah orgasme, bagaimana pun yang di hasilkannya.

Kesehatan yang buruk dan kelesuan
Beberapa masalah seksual disebabkan oleh penyakit fisik atau mental, termasuk depresi. Walaupun kesehatan yang buruk jarang menjadi penyebab disfungsi seksual dibanding penyebab-penyebab yang lain. Ketika berusaha memecahkan masalah seksual, konselor mula-mula memastikan tidak ada penyakit fisik atau mental, dan menanyakan apakah dia pernah minum obat yang dapat mengurangi kepekaan seks.

Faktor penyebab yang cukup sering ditemukan adalah kelesuan. Kelesuan dihubungkan dengan berkurangnya nafsu dan kemampuan seks pada banyak orang. Di masyarakat kita, wanita bisa menjadi lebih lemah dari pria karena mengalami banyak tekanan fisik dan emosional. Selain kewajiban membesarkan anak-anak dan menjaga rumah, di saat yang sama dia sering harus bekerja di kantor, menghadapi tuntutan bertetangga dan bersosialisasi. Akibatnya, dia menjadi sangat lelah untuk menanggapi seks.

Apa yang harus dilakukan?

Jika wanita mengalami dyspareunia mungkin ada sebuah penyebab lokal. Konselor akan memastikan apakah dia tidak menderita candidosis atau endometriosis yang membuat senggama terasa menyakitkan. Pada kebanyakan kasus dyspaureunia, dan dalam semua kasus vaginismus, sumber masalah adalah psikologis yang bisa diperburuk oleh pasangan yang tidak pengertian. Banyak wanita yang masih percaya bahwa senggama itu menyakitkan atau tidak mungkin, karena vagina mereka berukuran terlalu kecil dan kemaluan pria terlalu besar. Pria dapat memperkuat keyakinan ini jika gagal merangsang wanita, sehingga ketika berusaha memasukkan kemaluan ke dalam vagina, vagina belum cukup basah.

Banyak wanita yang tidak mengetahui anatomi alat kelamin mereka. Tidak tahu di mana letak clitoris, atau bagaimana labia mengelilingi vagina. Tidak pernah melihat bentuk vulva di cermin sehingga tidak mengetahui seperti apa bentuknya. Keyakinan dan kegagalan ini menghasilkan rasa takut bahwa senggama akan menyakitkan dan merusak dirinya. Tetapi dengan pemahaman dan bantuan pasangan, setiap wanita yang mengalami vaginismus dapat disembuhkan.

Solusi masalah berkurangnya nafsu seks (libido rendah) dan kagagalan orgasme (disfungsi orgastik) jauh lebih rumit. Jika pasangan tidak mempunyai hubungan emosional yang cukup, mereka tidak dapat berhubungan secara seksual. Jika wanita tidak yakin tentang hubungannya dan merasa terganggu dengan keinginan seks, serta mempunyai pasangan yang mengalami hambatan seksual dan emosi yang tertutup, sulit mencapai komunikasi seksual dengan pasangannya. Akibatnya, pasangan tidak dapat memahami bahwa dia mempunyai masalah yang tidak dapat di bicarakan.

Pria biasanya mengetahui jika dirinya terangsang secara seksual dan tahu cara mencapai orgasme, yang seringkali dicapai dengan cepat. Tetapi mereka sering lupa membantu pasangan mencapai kenikmatan seksual yang sama. Mereka mengabaikan kenyataan bahwa wanita mungkin memerlukan waktu lebih lama untuk mencapai tahap kebangkitan gairah seks, sehingga menjadi tanggung jawabnya sebelum wanita itu siap. Karena hambatan dalam menyampaikan kebutuhan seksual ini, wanita tidak dapat meminta pria untuk membantu mencapai orgasme dengan merangsangnya, dan pria itu sendiri terlalu acuh tak acuh untuk mengambil inisiatif.

Hasil penelitian menyebutkan, dalam penyelesaian masalah seksual biasanya dibutuhkan keterlibatan kedua belah pihak. Masalah seksual seorang wanita hanya dapat dipecahkan juka pasangannya siap membantu dengan tulus dan cinta.

Dengan kerjasama dari pasangan dan dengan bantuan seorang konselor penyembuhan menjadu mungkin. Mula-mula konselor memastikan bahwa wanita itu tidak mempunyai penyakit yang dapat mengurangi nafsu seksnya. Langkah selanjutnya adalah menemukan apa yang dapat membuat wanita itu sulit mengalami rangsangan seksual, sehingga dia menjadi sadar diri secara seksual, dan pasangan dapat mengetahui kebutuhan seksnya. Konselor berusaha membantu pasangan tersebut mencapai suasana yang santai dan merangsang, di mana mereka dapat belajar memberikan kenikmatan pada pasangannya. Dalam lingkungan seperti ini, tanpa tekanan untuk melakukan hubungan kelamin, nafsu seks wanita biasanya menjadi bangkit kembali. Pada mulanya tidak terlalu kentara, tetapi dengan berjalannya waktu, kenikmatan meningkat. Hanya pada saat benar-benar terangsang, barulah pasangan itu berusaha untuk senggama.

Beberapa wanita sangat ingin memberikan kenikmatan seksual kepada pasangannya meskipun mereka sendiri tidak terangsang, baik selama percumbuan atau selama senggama. Jika wanita itu merasa senang dan pasangannya juga puas, janganlah merasa kurang feminin dibandingkan wanita yang dapat menanggapi rangsangan seksual secara penuh.

Masalah kegagalan mencapai orgasme dapat diatasi dengan teknik percumbuan serupa, tetapi dapat melalui tahap-tahap belajar yang lebih cepat. Seringkali pria harus mempelajari teknik rangsangan agar wanita bisa mencapai orgasme. Yang penting pihak wanita memberitahu apa yang dapat membuatnya puas secara seksual. Jadi, tidak hanya membiarkan pria melakukan apa yang dirasa dapat memberi kepuasan kepada wanita. Di sini pihak wanita menjadi pengarah dan mempunyai wewenang terhadap sebagian besar tindakan yang dapat merangsangnya.

Masalah disfungsi orgastik diatasi dengan lebih mudah oleh sebagian wanita dengan masturbasi. Mereka menggunakan fantasi sebagai rangsangan erotis, bukan dirangsang secara erotis oleh pasangannya. jika metode ini gagal membantu wanita mencapai klimaks, konselor menyarankan pemakaian vibrator, dengan metode apapun, untuk memcapai orgasme secara teratur. Dibantu pasangan yang simpatik, lembut dan kooperatif, umumnya wanita yang gagal mencapai orgasme dan kebanyakan mereka yang tidak terangsang secara seksual, menemukan respon seksnya meningkat dan mencapai orgasme secara teratur.

Sumber: www.17tahun.com

Pada laki-laki, kemampuan untuk berfungsi secara seksual tergantung pada faktor psikologis, hormon, syaraf dan saluran darah. Urutan seksual pada laki-laki termasuk 5 langkah: rangsangan, ereksi, ejakulasi, orgasme dan detumescence (hilangnya ereksi). Sebetulnya langkah Ejakulasi dan Orgasme itu urutannya tidak selalu ejakulasi lebih dahulu, karena ejakulasi adalah bagian dari orgasme.

Keinginan seksual diatur oleh faktor hormon dan psikologis. Kemampuan ereksi diatur oleh sistem syaraf dan system aliran darah. Ejakulasi diatur oleh sebagian system syaraf dan sebagian saluran darah. Orgasme adalah murni fenomena psikologis yang termasuk di dalamnya sensasi kenikmatan karena ejakulasi, dan detumescence (hilangnya ereksi) diatur oleh system saluran darah.

Judul di atas adalah Multiple Orgasme bukan Multiple Ejakulasi. Hal ini untuk meluruskan mitos yang telah ada diantara laki-laki, bahwa Multiple Orgasme adalah Multiple Ejakulasi. Ejakulasi adalah keluarnya semen dalam orgasme laki-laki. Orgasme yang termasuk di dalamnya kenikmatan karena orgasme dapat dicapai dengan tidak selalu harus ejakulasi. Untuk ini salah satu cara untuk mencapai Multiple Orgasme adalah dengan latihan, karena orgasme adalah murni psikologis, jadi untuk mencapai kenikmatan karena ejakulasi, kita harus mendapatkan sensasi ejakulasi itu dengan tanpa ejakulasi itu sendiri. Orgasme seperti ini disebut “Contractile Phase Orgasms (COP)” yaitu orgasme tanpa berlanjut ke “Expulsion Phase Orgasms” yaitu fase ejakulasi dan hilangnya ereksi, sementara dalam COP termasuk juga “perasaan ejakulasi” (juga termasuk 3-5 detik kontraksi otot di penis seperti saat ejakulasi) tetapi tanpa ejakulasi dan hilangnya ereksi. Dan / atau beberapa dari anda bisa juga sampai pada tingkat ejakulasi tanpa detumescence (hilangnya ereksi). Bingung? Untuk lebih jelasnya baca terus.

Pertama-tama kita harus mengenali terlebih dahulu fisiologi dari alat orgasme ejakulasi pria. Tingkatan sampai ejakulasi sebenarnya dapat dijelaskan sebagai berikut: Sensasi pertama datang dari testis (biji), sensasi itu menjalar dari saluran epididymis dan saluran spermatic yang berkontraksi dan mengejang untuk memindahkan sperma ke dalam prostate gland atau disebut juga ampulla. Ampulla terisi dengan sperma yang kita rasakan seiring dengan kenikmatan rangsangan seksual. Rangsangan penis yang berkelanjutan ini memicu pengerasan dari organ seminal vesicle yang akan terus mengisi / mengirim cairan sperma ke ampulla. Setelah tekanan yang cukup tercapai (karena pengisian terus menerus) di dalam saluran ejakulasi (urethra), prostate akan mengeras, kemudian akan mengeluarkan isinya ke urethra. Ejakulasi tak akan terelakkan jika prostate telah mengeras. Akhirnya, katup di ujung saluran ejakulasi akan terbuka seiring dengan dimulainya refleks ejakulasi. Semen yang dikeluarkan dari penis adalah campuran dari berbagai cairan dengan urutan keluarnya:

  1. Cairan Prostat (10%).
  2. Sperma (5%) dan Cairan Ampullary Gland (10%).
  3. Cairan Seminal (70%).
  4. Cairan Prostate (5%).

Perhatikan, bahwa ada katup di ujung saluran ejakulasi dan bahwa tekanan cairan yang memicu refleks ejakulasi. Anda dapat orgasme dan mengeluarkan cairan sperma, Ampullary dan seminal ke saluran ejakulasi tanpa memicu refleks ejakulasi itu sendiri atau membuka katup tsb. Mungkin ada di antara anda yang secara tidak sengaja pernah mengalami hal ini, dimana anda hampir mendekati ejakulasi yang hebat, lalu anda hentikan semua gerakan, dan penis anda mengeluarkan cairan (ejakulasi) tapi tetap ereksi, dan ketika anda lanjutkan gerakan anda, anda dengan mudah dapat ejakulasi lagi. Hal seperti ini bisa dilatih, meskipun bila anda telah dapat melakukannya sekali, anda belum tentu dapat melakukannya terus-menerus setiap anda ingin, ketahanan tubuh atau kemampuan pengisian sperma ada batasnya. Hal ini disebut Multiple Ejaculation.

Sedangkan untuk COP, anda dapat melakukannya berulang-ulang dengan selang waktu istirahat beberapa detik atau menit. Anda mendapat kenikmatan yang sama tanpa ejakulasi, hal ini ditoleransi oleh tubuh anda, sehingga dapat dilakukan berulang-ulang. Keduanya, baik Multiple Ejaculation dan COP adalah termasuk Multiple Orgasme.

Latihan 1: Pernapasan
Dengan bernapas dalam dan teratur (tanpa terlalu sering), seseorang dapat menambah kontrolnya terhadap orgasme, dan menambah kemampuannya untuk mengatur kontraksi otot atau saluran urine-nya.

  1. Duduk di bangku dengan punggung lurus dan kaki menyentuh lantai dan melebar sesuai dengan lebar pundak anda sendiri.
  2. Letakkan tangan di pusar dan buat pundak anda santai.
  3. Tarik napas melalui hidung dan rasakan perut bagian bawah mengembang di daerah sekitar pusar (bawah dan sekitarnya). Diafragma dada juga akan turun.
  4. Dengan tetap membuat dada anda santai, keluarkan nafas dengan sedikit paksaan untuk mengecilkan perut anda, seperti anda mau menarik masuk pusar anda mendekati tulang punggung. Juga rasakan penis anda dan bijinya ikut naik / tertarik.
  5. Ulangi langkah 3 dan 4 sekitar 20 s/d 40 kali.

Latihan 2: Belajar memfokuskan perhatian
Latihan selanjutnya ini adalah untuk meningkatkan kemampuan konsentrasi. Kemampuan untuk memindahkan perhatian adalah hal yang juga cukup penting dalam seks.

  1. Perlahan tarik napas (kembangkan perut anda) dan keluarkan napas (kecilkan perut) seperti latihan 1. Tarik dan keluar napas ini dihitung sebagai satu napas.
  2. Lanjutkan bernapas memakai perut dan hitung dari 1 s/d 100, pikirkan hanya mengenai pernapasan anda.
  3. Jika anda pikir pikiran anda telah terpecah / tidak fokus lagi, mulai dari awal.
  4. Lakukan latihan ini minimal dua hari sekali hingga anda dapat menghitung sampai seratus dengan mudah tanpa pikiran anda terpecah.

Latihan 3: Menemukan / mengenal Otot PC

  1. Saat anda pipis, berdiri di atas jari kaki anda, bila perlu anda dapat berpegangan sebelah tangan ke tembok, jangan dua tangan (yang satu lagi kan buat megangin..!!!).
  2. Tarik napas dalam-dalam.
  3. Keluarkan perlahan, lalu ketika anda rasakan air seni hampir keluar, hembuskan napas dengan kencang.
  4. Tarik napas dan kontraksikan otot PC anda untuk menghentikan perasaan ingin buang air ketika air seni belum habis.
  5. Keluarkan napas dan buang air lagi seperti no. 3.
  6. Ulangi langkah 4 dan 5, tiga s/d 6 kali atau sampai anda selesai pipis.

Otot PC (Pubococcygeus) bertanggung jawab untuk kontraksi ritmik dari pelvis dan anus selama orgasme. Pada wanita kontraksi otot PC bisa digunakan untuk memijit penis. Otot PC yang kuat dapat dihubungkan dengan orgasme yang kuat pula. Bila anda dapat dengan mudah mengatur otot PC ini, anda dapat mengatur pula ejakulasi, karena dengan membuat rileks otot ini, katup urethra akan tetap tertutup. Ingat,membuat rileks, bukan membuatnya kontraksi. Dengan membuat rileks anda akan menghindari ejakulasi.

Latihan 4: Memperkuat Otot PC
Anda dapat berhenti latihan no.1 bila anda telah terbiasa bernapas seperti itu selama seks, dan juga no.2 bila anda telah mampu memfokuskan perhatian anda, dan no.3 bila anda telah cukup mengenal otot PC anda. Tapi anda harus membiasakan latihan 4 ini. Lebih banyak anda lakukan, lebih kuat otot ini dan akan lebih baik lagi seks terasa oleh anda. Latihan ini dapat pula dilakukan oleh wanita untuk keuntungan yang sama. Catatan: pada latihan di bawah ini, kontraksi yang sangat penting adalah kontraksi otot PC. Anda dapat melewatkan kontraksi mata dan mulut bila anda ingin.

  1. Tarik napas dan konsentrasi pada prostat (biji), perineum (daerah antara anus dan kantung biji), dan anus.
  2. Waktu anda keluarkan nafas, kontraksikan otot PC sekitar prostat dan sekitar anus dan juga kontraksikan otot sekitar mata dan mulut.
  3. Tarik napas dan rileks, lepaskan otot PC, mata dan mulut. Latihan releks ini penting, harus benar-benar rileks.
  4. Ulangi langkah 2 dan 3, kontraksikan otot anda ketika mengeluarkan nafas dan lepaskan ketika menarik napas, lakukan 10 sampai 40 kali.

Latihan 5: Merasakan dan membiasakan sensasi kenikmatan
Sekarang kita belajar teknik dasar dari Multiple Orgasme Laki-laki. Ingat, orgasme dan ejakulasi secara fisiologis adalah proses yang berbeda yang dapat dinikmati secara terpisah, orgasme sendiri dan ejakulasi sendiri, tidak bergantung satu sama lain. Kita berlatih untuk mengalami orgasme tanpa ejakulasi. Untuk Multiple Ejakulasi (ME), secara otomatis anda terlatih juga, tapi jangan terlalu berharap anda mahir dalam ME ini, sebabnya, baca lagi yang di atas.
Latihan ini, mulanya tentu saja dengan masturbasi (terutama untuk anda yang tidak memiliki partner), untuk kemudian setelah cukup berlatih dapat dilanjutkan latihan dengan partner anda.

  1. Mulailah melumasi penis anda. Pelumas dapat menambah sensasi. Pelumasnya terserah anda masing-masing, tapi yang tidak membahayakan dan tentu saja yang penting tidak mengurangi kenikmatan, malah harus menambah kenikmatan tersebut.
  2. Mulailah lakukan gerakan-gerakan ritual anda, gerakannya terserah anda, ingat untuk memijat dan menstimulasi seluruh penis anda dan kantung anda. Sambil melakukan pernapasan yang dalam dan teratur seperti di latihan 1.
  3. Coba perhatikan kenaikan rangsangan anda, perhatikan perasaan menggelitik di ujung penis anda, perhatikan tingkatan ereksi, juga kenaikan detak jantung. Jangan lupa, pernapasan tetap diteruskan. Bila anda terlupa dengan metode pernapasan atau jadi kacau, berarti anda harus melatih lagi Latihan 1 dan 2 di atas. Idealnya anda bernapas seperti itu dengan tanpa anda perhatikan.
  4. Jika anda sudah sangat dekat untuk ejakulasi, berhenti dan istirahat (mungkin dengan bernapas dalam lalu menahannya untuk beberapa saat). Coba perhatikan kontraksi dari otot PC dan anus yang muncul pada fase ini (ini adalah phase “COP”, Contractile Orgasm Phase), walaupun jangan terkejut / kecewa bila cukup makan waktu untuk mengalami ini tanpa ejakulasi. Anda juga dapat mencoba memencet otot PC anda di sekitar prostate bila prostate tersebut mulai berkontraksi dan anda rasa tidak bisa menahan untuk ejakulasi.
  5. Setelah anda pegang kontrol lagi, anda dapat mulai lagi sebanyak dan selama anda suka.

Pada latihan ini anda harus melakukan penahanan ejakulasi, tepat pada saat anda sangat sangat hampir ejakulasi, pokoknya sedekat mungkin dengan ejakulasi, lalu tahan dengan merelakskan semua otot PC anda. Jika anda dapat mencapai COP (tanpa ejakulasi) dua kali atau lebih dalam sekali masturbasi tanpa hilang ereksi, maka anda harus cukup bangga, anda sudah mulai multi orgasmik.

Mempraktekkan Multi Orgasmik dalam seks dengan partner
Jika latihan 5 sudah anda rasa cukup (kontraksi dari otot PC yang menyerempet ejakulasi tapi tidak ejakulasi karena anda berhenti merangsang atau memencet otot PC anda) maka anda sudah dapat mempraktekkannya dalam seks dengan partner. Perbedaannya di sini adalah, bila dengan partner anda bisa berhenti menggenjot atau minta partner anda berhenti atau slow down apapun yang mereka sedang lakukan. Adalah penting untuk cewek anda, dia mengalami orgasme dulu, bila ingin praktek multi orgasme ini, sehingga setiap anda berhenti atau menyuruh berhenti tidak begitu mengganggu dia. Jika anda sudah ingin berhenti tetapi cewek anda sudah dekat ke orgasme dan tidak mau berhenti, ada beberapa pilihan, yaitu hentikan semua gerakan tapi anda harus menggantinya dengan tangan atau yang lain. Pilihan lain adalah mengganti gaya genjotan, misalnya dari keluar masuk menjadi berputar dengan tubuh anda menekan clitnya.

Posisi Pria diatas: Posisi ini bagus untuk kontak mata, yang cukup bernilai jika keduanya adalah multi orgasmik dan mereka ingin saling membagi kekuatan secara psikologis. Meskipun posisi ini tidak begitu baik untuk merangsang G-Spot, tapi itu bisa diakali dengan menaruh bantal di bawah pantat ceweknya,atau dengan menaruh kakinya di pundak anda (lebih tinggi lagi kakinya akan lebih dalam penetrasinya)

Posisi Wanita diatas: Posisi ini adalah yang termudah untuk anda mengontrol ejakulasinya. Gravitasi cukup membantu, dan karena anda dapat merelakskan otot PC, lebih mudah bagi anda untuk menaruh perhatian pada apa yang sedang terjadi dan melambatkan segala sesuatu bila ejakulasi sudah sangat dekat. Posisi ini memudahkan cewek untuk merangsang clitnya selama seks. Cewek dapat mengontrol kecepatan dan tipe rangsangan ke clitnya sehingga dia pun dapat mengalami orgasme berkali-kali.

Posisi Pria dibelakang: Posisi ini baik bila rangsangan yang kuat / keras diinginkan atau jika gairah menurun. Penetrasi yang dalam sangat mudah, akan lebih dalam bila cewek lebih melengkungkan punggung dan mengangkat pantatnya tinggi-tinggi. Perangsangan clitoris lebih mudah dan perangsangan G-spot sangat langsung mengena. Kekurangannya adalah kontak mata, tapi bila anda punya kaca di depannya akan menghilangkan kekurangan ini, melihat pemandangan anda berdua ini akan sangat menggairahkan bagi anda berdua.

Sumber: www.17tahun.com

Seorang ahli terapi seks, joel d. Block, ph.d, dalam buku secrets of better sex menyebutkan tujuh cara meningkatkan hubungan seksual.

  1. Variasikan pola gerakan seksual anda. Sebagian pria tidak memperhatikan pola gerakan tubuhnya. Setelah penis diinsersikan (dimasukkan ke vagina), mereka mulai bergerak secara cepat dan seringkali lebih cepat saat mencapai orgasme. Hubungan seksual seharusnya lebih panjang jika mereka mengubah-ubah gerakan. Sensasi yang dialami suami/istri juga lebih kuat dengan mengubah-ubah pola.
  2. Variasikan kecepatan gerakan anda. Perlahan. Lebih cepat. Perlahan lagi. Memvariasikan kecepatan seperti variasi pola gerakan akan memperpanjang dan memperkuat pengalaman anda.
  3. Jangan mengakhiri apa yang anda mulai. Sebagian besar pria menginsersikan penisnya ke dalam vagina dan terus bergerak sampai mencapai orgasme. Jika anda mengeluarkannya sebelum mencapai orgasme dan bercinta dengan cara lain, anda dapat melakukan hubungan
    seksual lagi. Pengalaman seksual menjadi lebih panjang dan orgasme yang lambat terasa lebih kuat.
  4. Sentuh klitoris istri anda saat berhubungan seksual. Sebagian besar wanita memerlukan stimulasi klitoris tambahan untuk mencapai orgasme. Gunakan teknik yang diinginkannya.
  5. Ganti posisi. Mengubah dari pola klasik menjadi posisi wanita di atas, bisa membuat sensasi jadi berbeda dan hubungan seksual menjadi lebih panjang.
  6. Lakukan teknik memperlambat ejakulasi. Teknik ini juga dapat digunakan untuk memperpanjang hubungan seksual.
  7. Lakukan latihan kegel. Otot pubokoksigeus yang kuat memberikan pengendalian lebih baik pada pria terhadap proses ejakulasinya serta membantu pria dan wanita mencapai orgasme yang lebih kuat.

sumber: kompas.com


Blog Stats

  • 406,011 hits

Arsip