Dewa Cinta

Posts Tagged ‘kondom

Penggunaan kondom selain untuk mencegah tertularnya penyakit seks menular juga mempunyai beberapa kemudahan. Kondom tidak akan menghambat seseorang untuk menikmati orgasme dan nikmatnya seks. Berikut ini ada beberapa alasan kenapa harus menggunakan kondom:

  • Perlindungan diri. Bila dipakai dengan benar dan konsisten melindungi diri dari penyakit menular seksual dan HIV
  • Keluarga Berencana. Salah satu pilihan yang aman terpercaya untuk mencegah kehamilan apalagi zaman sekarang Indonesia sedang mengalami baby booming.
  • Sangat paktis. Mudah dibawa.
  • Semua orang bisa pakai dan tidak ada efek samping.
  • Mudah Digunakan. Di tiap kemasan ada petunjuk pemakaiannya.
  • Menyenangkan. Pemakaian kondom bisa jadi bagian dari foreplay.
  • Dapat diandalkan. Setiap potong kondom harus lulus uji elektronis dan memenuhi Standar Mutu Internasional, ISO 4074.
  • Aman. Kondom lateks tidak bepori seperti sudah dibuktikan dalam penelitian di laboratorium. Dapat mencegah pertukaran cairan tubuh. Anda tak perlu khawatir akan bocor.
  • Seksi. Bisa tahan lama, sehingga dapat meningkatkan kepuasan dalam bercinta
  • Terjangkau karena harganya murah.
  • Berpelicin.
  • Banyak Pilihan. Ada berbagai bentuk, ukuran dan aroma kondom yang bisa digunakan. (tedifa)

Tidak ada seks yang aman, tapi ada tindakan untuk membuat seks lebih aman. Mempraktikkan teknik seks yang lebih aman dapat membantu mencegah penularan penyakit dan kehamilan yang tidak dikehendaki. Berikut ringkasan artikel mengenai seks antara mitos dan kebenaran, yang berjudul asli ”Myths About Safe Sex and Recommendations for Safer Sex”.

Mitos Seks 1: Kondom Sebanding dengan Seks Aman

Kebenaran: Kondom mungkin membuat aktivitas seksual lebih aman, tapi mereka tidak aman.

Penggunaan kondom secara salah dapat mengakibatkan kehamilan atau penularan penyakit. Rekomendasi untuk seks yang lebih aman: pelajari bagaimana menempatkan secara layak dan mengenakannya selama aktivitas seksual.

Mitos Seks 2: Seks Anal Mencegah Kehamilan

Kebenaran: Apa pun model aktivitas seksual saat terjadi ejakulasi dekat vagina yang terbuka dapat mengakibatkan kehamilan, termasuk anal seks.

Sperma hidup dan bergerak, dan ejakulasi dekat vagina terbuka, bahkan masturbasi yang mengakibatkan ejakulasi pada tubuh wanita dekat vagina, dapat mengakibatkan kehamilan. Ini memang jarang terjadi, tapi penting dicatat bahwa ini dapat terjadi.

Rekomendasi untuk seks lebih aman: Selalu kenakan kondom serta bentuk lain alat kontrasepsi untuk mencegah kehamilan, apa pun jenis aktivitas seksual, termasuk masturbasi, anal, atau vaginal jika ejakulasi terjadi di tempat-tempat dekat tubuh perempuan.

Mitos Seks 3: Seks Orang merupakan Seks Aman

Kebenaran: Oral seks tidak mengakibatkan kehamilan, tapi penyakit seksual dapat menular melalui seks oral.

Seks oral masih mensyaratkan kontak cairan antara mulut dan organ genital, dan penularan penyakit seksual dapat terjadi selama seks oral, bahkan HIV.

Rekomendasi untuk seks yang lebih aman: Gunakan pencegahan yang sama dengan seks oral seperti seks dengan penetrasi (pemasukan).

Mitos Seks 4: Mudah Mengetahui jika Seseorang Memiliki Penyakit Seks Menular

Kebenaran: Sebagian besar orang yang memiliki penyakit seksual menulis tidak tampak sakit atau memiliki tanda-tanda yang tampak mengenai penyakitnya. Kenyataannya, pria dan wanita bisa membawa penyakit seks menular.

Rekomendasi untuk seks aman: Selalu gunakan beberapa jenis metode perlindungan selama aktivitas seksual, seperti kondom.

Mitos Seks 5: Mencabut adalah Aman

Kebenaran: Pria mengeluarkan cairan bahkan sebelum ejakuasi, dan vagina mengeluarkan cairan juga. Ketika seseorang menyentuh dengan cairan tersebut, penyakit seks menular dapat ditularkan, bahkan jika pria menarik penis sebelum ejakuasi penuh. Kehamilan dapat terjadi sejak sperma masih dalam pra-ejakulasi.

Rekomendasi untuk seks aman: Selalu kenakan kondom selama penetrasi dan seks oral untuk menghindari penularan penyakit dan dapat mencegah kehamilan.

(Sumber: Associated Content)


Blog Stats

  • 401,031 hits

Arsip